Kepala Dinas DPMDP3A dan 3 Kades Tertangkap OTT

Kepala Dinas DPMDP3A bersama barang bukti saat diamankan di Polres Empat Lawang. (Foto-polres empat lawang)

Empat Lawang, KoranSN

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak (DPMDP3A) Empat Lawang, ‘HD’ bersama tiga kepala desa (Kades), masing-masing Kades Padang Titiran, Karang Are dan Kades Canggu Kecamatan Talang Padang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Unit Tipikor Polres Empat lawang, Selasa (20/6) sekitar pukul 13.00 WIB.

Mereka ditangkap di Kantor DPMDP3A, dalam OTT ini pihak kepolisian Unit Tipikor dari Team Elang Polres Empat lawang juga mengamankan uang puluhan juta rupiah. Diduga, uang tersebut merupakan setoran wajib setiap Kades kepada Kepala DPMDP3A Empat lawang.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro saat dikonfirmasi membenarkan adanya OTT yang melibatkan Kepala DPMDP3A Empat lawang dan tiga Kades tersebut.

“Memang benar, ada pejabat yang ditangkap. Selanjutnya akan ditindaklanjuti dan diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkap Bayu.

Baca Juga :   PPK Input Data Hasil Coklit

Dijelaskan Kapolres, polisi juga mengamankna barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 32.500.000 dan dua unit HP.

“Penangkapan ini berkat laporan dari masyarakat yang mengetahui adanya pungutan liar (Pungli) oleh Kepala DPMDP3A Empat Lawang terhadap Kades. Setelah memastikan laporan dimaksud, anggota kemudian langsung melakukan OTT di ruangan Kepala DPMDP3A tersebut,” ungkapnya.

Lanjut Kapolres, uang sebanyak Rp 32.500.000 tersebut merupakan sumbangan wajib dari setiap Kades yang ada di Kecamatan Talang Padang. Dimana masing-masing Kades diwajibkan menyetor uang sebesar Rp 2.500.000. “Jika tidak menyetor maka proses pencairan dana desa (DD) akan dipersulit,” jelasnya.

Sementara Sekretaris DPMDP3A mengatakan, dirinya belum mengetahui secara pasti mengenai informasi tertangkapnya Kepala DPMDP3A. Namun ia memastikan aktivitas perkantoran tetap berjalan seperti biasanya.

Baca Juga :   Narapidana Mondok Ala Santri di Lapas Kayuagung

“Tidak ada tegang, semua masih bekerja seperti biasanya. Saya tidak mengetahui secara pasti bagaimana kejadiannya. Namun infomasinya di dalam ruangan tadi,” katanya singkat.

Terpisah Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, Edison Jaya
saat dikonfrimasi wartawan belum bisa berkomentar. Sebab hal itu masalah hukum. “Saya belum bisa komentar,” ungkap Sekda. (foy)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bimtek Anakku Sehat Anakku Cerdas Turunkan Angka Stunting

Muara Enim, KoranSN Dalam rangka mempercepat penurunan angka Stunting (Kondisi gagal pertumbuhan pada anak akibat …