Home / Headline / Kepala Oditur Tegaskan Tolak Pembelaan Prada Deri Pramana Terdakwa Mutilasi Fera di Sungai Lilin

Kepala Oditur Tegaskan Tolak Pembelaan Prada Deri Pramana Terdakwa Mutilasi Fera di Sungai Lilin

Kepala Oditur 1-05 Palembang, Kolonel Mukholid. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kepala Oditur 1-05 Palembang, Kolonel Mukholid, Kamis (5/9/2019) menegaskan, dalam persidangan kasus pembunuhan dan mutilasi korban Fera Oktaria (21) di Pengadilan Militer Palembang, pihaknya menolak pembelaan terdakwa Prada Deri Pramana.

Diungkapkannya, hal tersebut dikarenakan dakwaan dan tuntutan yang sebelumnya telah dibacakan pihaknya dalam persidangan telah sesuai fakta persidangan jika terdakwa berencana melakukan pembunuhan terhadap korban Fera.

“Kami tidak sependapat dengan pembelaan terdakwa, makanya dalam sidang agenda replik (tanggapan pledoi) yang digelar hari ini, kami tolak pembelaan terdakwa,” tegasnya usai persidangan.

Baca Juga :   Pertamina Khataman Quran Bersama 500 Anak Yatim

Masih dikatakannya, penolakan pembelaan terdakwa tersebut dilakukan lantaran pihaknya selaku Odiur atau Jaksa Penutut dalam Pengadilan Militer yakni dengan dakwaan dan tuntutan yang pada sidang sebelumnya telah dibacakan dalam persidangan.

“Jadi, kami yakni dengan dakwaan dan tututan yang telah kami bacakan untuk terdakwa di persidangan,” terangnya.

Dilanjutkannya, dengan telah digelarnya persidangan dengan agenda ruplik tersebut maka sidang selanjutnya akan dilakukan sidang agenda duplik, yang akan disampaikan oleh kuasa hukum terdakwa.

“Apabila sidang duplik sudah dilaksanakan barulah nanti digelar sidang dengan agenda putusan atau vonis terdakwa,” tandasnya.

Baca Juga :   DPP Ambil Alih Surat Pengantar dari Hanura Sumsel

Sementara itu saat persidangan berlangsung, Oditur Mayor Chk Darwin Butar Butar SH yang membacakan replik (tanggapan pledoi) dalam persidangan mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dalam persidangan dan barang bukti maka pihaknya berkesimpulan tetap pada tuntutan yang telah dibacakan dalam sidang sebelumnya.

Sehingga pihaknya selaku Oditur menolak pembelaan terdakwa dan kuasa hukum.

“Kami tetap pada tuntutan kami, dan pembelaan terdakwa dan kuasa hukum terdakwa yang dibacakan dalam sidang sebelumnya tidak menggoyahkan tuntutan kami, yang menutut terdakwa melakukan pembunuhan korban Fera secara berencana hingga kami menutut agar terdakwa dijatuhkan hukuman pidana seumur hidup,” tegasnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Jual Satwa Lindung di Medsos, Warga Prabumulih Ditangkap Tipidter Polda Sumsel

Palembang, KoranSN Penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.