Kisah Aliran Kepercayaan di Balik Penemuan Kerangka Ayah dan Anak

Suasana di luar rumah tempat penemuan kerangka ayah dan anak. (foto-net/deiknews.com)

Cimahi, KoranSN

Polisi memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan petunjuk lainnya guna membuat terang penyelidikan penemuan dua kerangka manusia di Kota Cimahi. Jasad ayah dan anak, Hanung Sobana (84) dan Hera Sri Herawati (50), diduga sengaja disimpan keluarga di dalam rumah.

Polisi masih menggali lebih dalam soal pengakuan dan alasan anggota keluarga memilih menyimpan mayat Hanung dan Hera di tempat tidur kamar rumahnya. Kedua mayat dan keluarganya ini menghuni tempat tinggal di Kompleks Cijerah II, Gang Nusaindah 6 Blok 13 No 117, RT 7 RW 17, Kota Cimahi, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat.

Keluarga mengaku lebih satu tahun menyimpan dua jasad tersebut hingga menjadi kerangka tulang. Ternyata kisah keluarga itu menganut aliran kepercayaan meyeruak di lingkungan tetangga.

Baca Juga :   Tawarkan Teman di Aplikasi Gay, Pemuda Ini Diamankan

“Ini dari keterangan tetangga ya, jadi diduga kuat dia (anggota keluarga) punya aliran kepercayaan lain,” kata Kasatreskrim Polres Cimahi AKP, Niko N Adiputra, Selasa (30/1/2018).

Dia menjelaskan dugaan mengikuti aliran kepercayaan berbeda ini diperkuat dengan pengakuan dari istri Hanung dan anggota keluarga yang tinggal di rumah tersebut. Menurut Niko, mereka mengakui sengaja menyimpan mayat Hanung dan Hera.

“Prinsip dia (istri Hanung) begini, kalau orang meninggal jiwanya terpisah, tapi raganya ada. Maka dari itu saat meninggal ditaruh di atas tempat tidur. Saat ditanya agamanya, dia bilang agamanya terserah Anda menyebut apa. Tapi dia bilang itu yang diyakininya,” tutur Niko.

Baca Juga :   Forum Kadis Kominfo dan JMSI Siap Jalankan Berbagai Agenda

Polisi telah meminta keterangan sejumlah warga setempat di sekitar lokasi kejadian. Keterangan warga seragam. Keluarga tersebut ‘berbeda’ dari yang lainnya.

“Warga di situ juga mengakui dan enggak ada yang berani masuk, karena mereka (penghuni rumah) punya aliran kepercayaan sendiri,” ucap Niko. (detik.com)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Wapres: Kemiskinan Akan Segera Terlihat Akibat Pandemi COVID-19

Jakarta, KoranSN Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, peningkatan kemiskinan dan ketimpangan sosial merupakan dampak yang …