Sabtu , Januari 19 2019
Home / Kota Musi / Kodam II/Swj dan PTPN VII Lanjutkan MoU Pengamanan Aset Negara

Kodam II/Swj dan PTPN VII Lanjutkan MoU Pengamanan Aset Negara

Persatuan Jaksa Indonesia
Pangdam II/Swj dan Dirut PTPN VII usai penandatanganan MoU pengamanan aset negara. (foto-humas kodam)

Palembang, KoranSN

Pangdam II /Swj, Mayjen TNI Irawan menyatakan, TNI dan Polri harus atau wajib membantu dan melindungi seluruh aset-aset negara dari berbagai gangguan keamanan.

Hal ini diungkapkannya saat memberikan kata sambutan sebelum penandatangan MoU pengamanan asset negara yang dikelola oleh PTPN VII, di ruang pertemuan Gedung Gatot Subrot Makodam II/Swj, Rabu (9/1/2019).

“Kalau aset negara seperti PTPN VII yang membawahi beberapa unit perkebunan terganggu operasionalnya, mengakibatkan produksinya berkurang. Maka pendapatan negara pun menjadi berkurang, kan kita juga yang susah. Kalau gangguan itu datang dari masyarakat, maka kita secara persuasif memberikan pembinaan kepada masyarakat yang ada di sekitar kebun tersebut, sehingga mereka sadar dan mengerti arti pentingnya perusahaan seperti PTPN VII yang merupakan perusahaan milik negara,” ungkap Pangdam.

Masih kata orang nomor satu di jajaran Kodam II/Swj ini bahwa penandatangan MoU ini merupakan kelanjutan MoU yang sebelumnya. ”Semoga kerjasama lanjutan dapat lebih baik lagi dan produksi PTPN VII meningkat, penerimaan negara pun meningkat sehingga rakyat Indonesia bisa merasakannya,” kata Irawan.

Baca Juga :   Dharma Pertiwi Daerah B dan Persit Kartika Chandra Kirana Gelar Rakerda

Pelaksanaan penandatangan MoU ini di saksikan oleh para perwira tinggi Kodam II/Swj, diantaranya Dandenpom II/SWJ, Kolonel Cpm Siagian Donald Meyer Baringin. Sedangkan dari PTPN VII, selain Direktur Utama, Muhammad Hanugroho, juga hadir Direktur Komersial, Achmad Sudarto serta beberapa Manager unit wilayah kerja PTPN VII.

Sementara itu, Direktur Utama PT PN VII, Muhammad Hanugroho dalam sambutannya menyatakan rasa terima kasih kepada Pangdam II/Swj, Mayjen Irawan dan jajarannya yang telah membantu menjaga dan mengamankan aktivitas proses produksi PTPN VII.

”Saya atas nama prbadi dan perusahaan menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas bantuan teman-teman TNI dan Polri (Kodam II/Swj dan Polda Sumsel serta Polda Lampung) yang sampai saat ini membantu menjaga keamanan asset PTPN VII. Semoga penandatanganan MoU lanjutan ini bisa berjalan dengan lebih baik lagi. Sehingga seperti apa yang dikatakan Bapak Pangdam tadi penerimaan Negara dari sektor perkebunan yang dikelola PTPN VII menjadi meningkat,” kata Dirut PTPN VII yang lebih akrab di sapa Oho itu.

Baca Juga :   Pemkot Palembang Diminta Tuntaskan Dugaan Pungli di Pasar Cinde

Di tengah suasana penuh keakraban itu, lebih lanjut, Oho mengungkapkan bahwa PTPN VII saat ini mempunyai luas lahan 130.000 Ha yang tersebar di tiga wilayah yaitu Lampung, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Untuk lahan sawit yang paling luas di wilayah Sumsel.

“Kami juga saat ini mempunyai lahan di wilayah lampung seluas sekitar 3300 Ha. Namun yang bisa kita kuasai hanya sekitar 300 Ha, selebihnya di kuasi oleh masyarakat. Untuk itu kedepannya, kami mohon bantuan untuk melakukan pendekatakan secara persuasif kepada masyarakat yang menguasai, agar seluruh lahan kita itu bisa kita kelola sepenuhnya. Tentunya dengan memberdayakan masyarakat tersebut melalui program-program kemitraan. Dan saya yakin ini bisa kita lakukan secara bersama-sama,” tandas Dirut PTN VII itu penuh optimis. (awj/dam)

Hotel Grand Inna Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Jakabaring Akan Dijadikan Pusat Pengembangan Kota Palembang

Palembang, KoranSN Kawasan Jakabaring kedepan akan menjadi wilayah yang paling memungkinkan sebagai pusat pengembangan Kota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.