Komisi III DPRD Muratara Minta Perusahaan Tambang Buat Jalan Sendiri



Tampak Komisi III DPRD Muratara sedang melakukan sidak jalan di Kecamatan Rawas Ilir. (Foto-SN/Sunardi)

Muratara, KoranSN

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) meminta kepada perusahaan supaya membuat jalan sendiri untuk mengangkut hasil tambang.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muratara Yudi Nugraha saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jalan-jalan kabupaten di Kecamatan Rawas Ilir yang dilalui oleh mobil-mobil perusahaan tambang.

“Kita dapat laporan dari masyarakat bahwa banyak jalan yang rusak akibat dilewati mobil angkutan berat perusahaan tambang,” katanya, Senin (5/4/2021).

Yudi menjelaskan, berdasarkan pasal 1 angka 5 UU nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan bahwa jalan umum adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum. Sedangkan diangka 6-nya menyebutkan bahwa jalan khusus adalah jalan yang dibangun oleh instansi, badan usaha, perseorangan atau kelompok masyarakat untuk kepentingan sendiri.

Baca Juga :   Pemkab Fasilitasi Rapat Antara Warga SAD dengan PT Lonsum

“Sedangkan kita tahu hasil tambang adalah milik perseorangan atau kelompok. Oleh karena itu, kita minta perusahaan tambang supaya membuat jalan sendiri untuk mengangkut hasil tambangnya,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan pasal 1 angka 6 UU nomor 38 tahun 2004 sangat jelas sekali bahwa pengangkutan batubara tidak menggunakan jalan umum, sebab kegiatan tersebut jelas untuk kepentingan usahanya sendiri.

“Kita akan segera melayangkan surat kepada pihak perusahaan untuk mencari jalan keluar atas persoalan ini,” tutupnya. (snd)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Fraksi PDIP Minta Pemkab Muratara Bayar SPH

Muratara, KoranSN Yudi Nugraha, anggota DPRD Muratara dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) minta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.