Home / Advetorial / Komisi VI DPR RI Dorong Normalisasi Sungai Kelekar

Komisi VI DPR RI Dorong Normalisasi Sungai Kelekar


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Wahyu Sanjaya SE dan PJ Walikota H Richard Chahyadi serta Dirjen SDA Kementerian PUPR, Yogi Suprayogi berbincang usai meninjau Sungai Kelekar Prabumulih. (foto-istimewa)

Prabumulih, KoranSN

Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Wahyu Sanjaya SE, Kamis (9/8/2018) meninjau Sungai Kelekar Prabumulih. Peninjauan tersebut dilakukan untuk mendorong normalisasi Sungai Kelekar guna mengantisipasi banjir yang setiap tahun rutin terjadi.

Kunjungan Komisi VI DPR RI ini merupakan tindaklanjut dari upaya Pemkot Prabumulih yang sebelumnya mengusulkan normalisasi Sungai Kelekar ke pemerintah pusat.

Wahyu Sanjaya SE mengatakan, peninjauan yang dilakukannya tidaklain untuk mendorong agar normalisasi sungai segera dikerjakan sebelum musim hujan tiba. Sebab, dengan dilakukan normalisasi maka dapat mencegah terjadinya banjir.

“Melalui DPR kita dorong supaya pengerjaan normalisasi dilakukan dan selesai sebelum musim hujan tiba. Sebab, ini merupakan langka preventif mengurangi dan mengatasi banjir yang dirasakan masyarakat di Kota Prabumulih,” kata anggota DPR RI asal Sumsel dari Partai Demokrat ini.

Masih dikatakan Wahyu, dalam kunjungannya tersebut dirinya khendak mengetahui lokasi yang mendesak dibutuhkan dalam pembangunan nantinya. Tujuannya, agar bajir yang terjadi setiap tahun kedepannya tidak terjadi lagi.

Baca Juga :   HBP Wadah Intropeksi Diri Tingkatkan Layanan

“Kami meninjau berdasarkan permintaan dari walikota, karena sungai ini setiap tahun banjir. Dan kami (DPR) akan mendorongnya untuk dimasukkan pada pekerjaan tahun ini. Untuk itulah, dalam peninjauan ini kami melakukan survei guna mengetahui lokasi yang mendesak yang nantinya akan dilakukan pembangunan,” jelasnya.

Dirjen SDA Kementerian PUPR, Yogi Suprayogi menambahkan, pihaknya berupaya normalisasi sungai dikerjakan sebelum musim hujan tiba. Dari itulah dilakukan survei lokasi, yang hasilnya nanti akan dilaporkan ke menteri. Sementara untuk anggaran normalisasi Sungai Kelekar akan diajukan senilai Rp 15 miliar.

Wahyu Sanjaya SE dan PJ Walikota H Richard Chahyadi saat meninjau Sungai Kelekar Prabumulih.

“Jadi, pengerjaannya sekitar November atau Desember, usai kami melakukan survei nantinya akan ada tim yang turun untuk mengetahui lokasi pembangunan. Dan kami berharap, pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama pada lahan milik warga yang akan terlewati dalam pembangunan normalisasi nantinya,” jelasnya.

Baca Juga :   Menhub Akui HD Gubernur Pekerja Keras dan Merakyat

Sedangkan PJ Walikota Prabumulih, H Richard Chahyadi Ap Msi mengatakan, normalisasi sungai yang akan dilakukan di Sungai Kelekar merupakan tindaklanjut pertemuan dengan menteri.

“Kami berterimakasih kepada anggota DPR RI, Wahyu Sanjaya SE dan Dirjen PUPR yang sudah turun langsung meninjau Sungai Kelekar. Ini menandakan kepastian kegiatan pembangunan normalisasi 70 persen dilakukan di Kota Prabumulih,” ujar Richard.

Normalisasi yang akan dilakukan di Sungai Kelekar disambut baik oleh masyarakat Prabumulih. Seperti diungkapkan, Dede Suhendra, warga Kelurahan Prabusari yang tinggal di pinggir Sungai Kelekar. Ia berharap normalisasi sungai dapat segera dilakukan karena di lokasi sering terjadi banjir.

Selain itu, dirinya juga berterimakasih kepada anggota DPR RI yang telah melakukan upaya memperjuangan normalisasi Sungai Kelekar.

“Setiap hujan turun maka banjir terjadi. Untuk itu kami senang dengan akan dilakukannya normalisasi pada Sungai Kelekar ini,” (den/rel)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Masjid Jami’ At-Taqwa Prabumulih Dapat Bantuan 10 Unit AC dari Herman Deru

Prabumulih, KoranSN Di malam ke 19 bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, Gubernur H Herman Deru …