Home / Editorial / Korupsi Merampok Hak Azazi Rakyat

Korupsi Merampok Hak Azazi Rakyat

ilustrasi korupsi
PADAHAL semua tau, korupsi selalu meninggalkan sebuah keburukan bagi pelakunya, orang-orang di sekitarnya dan kebijakan  yang diambil dari sang pelaku korupsi. Tetapi tak pernah habis korupsi selalu dilakukan oknum pejabat.

Korupsi saat sudah ditangani penegak hukum hanya akan menyisakan penyesalan dan rasa malu, karena akan terus menerus menjadi tontonan rakyat bak sinetron berepisode panjang. Betapa praktek ini akhirnya membuat orang-orang sekitarnya merasa miris dan kisah pilu lainnya.

Kisah Bangsa  ini memang selalu dibayangi  banyak kasus korupsi. Dari rezim ke rezim, Bangsa yang besar ini tak bisa lepas dari bayang-bayang hitam ini. Setelah lepas dari orde baru (orba), harapan Negeri ini bisa menumpas habis korupsi tak bisa dilakukan. Bahkan yang sangat sedih, banyak oknum pejabat makin menjadi-jadi untuk korupsi. Banyak praktek dan cara curang untuk terus mengambil  uang yang bukan haknya.

Baca Juga :   Ternyata Kota Kita Makin Tak Tertib dan Teratur

Kita berharap di era Pemerintahan Jokowi yang pernah berjanji akan memberantas korupsi di Bumi Pertiwi ini memang diwujudukan. Kapan lagi Bangsa ini akan maju tanpa korupsi.

Banyak negara di dunia yang langsung maju dan menjadi terdepan karena berhasil memberantas korupsi. Kita sebutkan saja China, Korea  dan banyak negara lainnya, dulunya negara itu terlilit masalah korupsi, tetapi sejak ada revolusi hukum untuk masalah ini, Negeri mereka langsung melesat.

Rakyat harus berteriak dengan ketidakadilan karena korupsi ini, karena korupsi tidak hanya merampok hak asasi masyarakat miskin, melainkan juga menciptakan masalah pemerintahan dan instabilitas.

Baca Juga :   Perjuangan 6 Tahun

Rasanya seruan rakyat, upaya memberikan efek jera dan banyak lainnya, tak membuat oknum pejabat kapok korupsi. Justeru  para maling uang rakyat ini mencari cara-cara lain agar tak diketahui perangkat hukum.

Tetapi yakinlah, mengambil yang bukan hak kita,  tak akan berkah. Apalagi kalau mengambil hak rakyat banyak. Sangat mudah bagi Sang Khalik untuk menghilangkan lagi harta yang diperoleh dari cara korupsi. (***)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Pengabdian Tanpa Akhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

  Oleh Zulkarnain Alregar KETIKA pertama kali Provini Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.