KPA Temukan Hingga 200 Kasus HIV Setiap Bulan Selama 2019 di Bali

Petugas mengecek darah seorang warga dalam kegiatan pemeriksaan HIV secara gratis di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Jumat (13/12/2019). (Foto-Antaranews)

Denpasar, KoranSN

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali menemukan 150 hingga 200 kasus HIV setiap bulan sepanjang tahun 2019, menambah jumlah kasus HIV menjadi total 22.034 kasus secara kumulatif.

“Dalam waktu tiga bulan di rilis, dihitung secara rata-rata peningkatan temuan kasus HIV di Bali ini antara 150 sampai 200 tiap bulan,” kata Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali Made Suprapta di Kantor KPA Bali, Denpasar, Selasa (24/12/2019).

Ia menambahkan, orang yang terinfeksi HIV kebanyakan berusia 20 sampai 39 tahun.

Baca Juga :   Kemenkes RI : Silahkan ke Gunung Kidul Makan Sate Tanpa Khawatir Antraks

“Kita urutan kelima dari jumlah kasus, setelah dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat,dan Jawa Timur dan satu lagi saya kurang ingat, yang jelas kita kelima,” katanya.

Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, penularan HIV utamanya terjadi akibat hubungan heteroseksual (76,3 persen), homoseksual (14,7 persen), dan biseksual (0,5 persen) serta penggunaan jarum suntik secara bergantian (3,9 persen).

KPA mengimbau orang dengan HIV/AIDS rutin menjalani pengobatan menggunakan anti-retroviral (ARV).

“Karena ketika seseorang masuk stadium HIV tapi tidak diobati maka akan meningkat jadi stadium AID, nah ini yang parah bisa berujung pada kematian,” kata Made.

Baca Juga :   Menteri PPN dorong DKI tingkatkan kinerja kesehatan atasi COVID-19

Menurut petugas Dinas Kesehatan yang mengurusi stok ARV, dr Agus Suryadinata, ARV tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan di kabupaten/kota serta provinsi.

“Sampai saat ini masih cukup, kami masih menunggu kiriman juga dari pusat bulan ini dan intinya obatnya harus mengandung tiga rejimen ARV. Karena sudah akhir tahun Bali tinggal menunggu kiriman ARV dari pusat datang,” katanya. (Antara/ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Alumni IPB: Tingkatkan Ketahanan Tubuh dan Kepedulian di Masa Pandemi

  Jakarta, KoranSN Generasi Kreasi, Seni dan Intelektual (Genksi), sebutan untuk alumni angkatan 14 IPB …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.