KPAD Banyuasin Beri Tips Menumbuhkan Budaya Ramah Anak saat Pandemi COVID-19

Banyuasin, KoranSN

Menumbuhkan dan mengembangkan budaya ramah anak harus terus dilakukan agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Dalam hal ini, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun kepeloporan masyarakat, orang tua dan keluarga juga sangat menentukan.

Bagaimana membangun budaya ramah anak dalam situasi pandemi Covid-19 ini?. Menurut Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) yang disampaikan oleh Komisioner KPAD Banyuasin bidang Monitoring Martopo Yusuf, bahwa ada beberapa tips yang bisa diterapkan dalam mewujudkan lingkungan ramah anak.

Seperti menumbuhkan budaya kepeloporan di lingkungan warga. Adanya sejumlah kepeloporan RT dan RW mengkonsolidasi warganya membiasakan hidup bersih dan sehat, tanggap, dan cepat mengambil langkah jika ada anggota warganya yang orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif terpapar virus Covid-19 merupakan langah positif.

“Apalagi saat ini sebagian warga masyarakat secara sukarela mempelopori penyemprotan,” kata Martopo, saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2020).

Hal ini jelas Martopo, merupakan bentuk kongkrit tumbuhnya rasa kolektifitas dan solidaritas masyarakat kita yang selama ini mulai terkikis.

“Kepeloporan ini akan menumbuhkan lingkungan warga yang sehat dan berdampak positif bagi upaya menumbuhkan budaya warga yang ramah anak,” tutur Martopo.

Baca Juga :   Bupati Askolani-Rektor UIBA Teken Kesepakatan Merdeka Belajar

Selanjutnya lanjut Martopo, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh budaya penting mempelopori tumbuhnya budaya positif untuk mencegah anak dari penularan Covid-19.

“Melakukan hal-hal positif mulai hal yang sederhana, seperti mengajak masyarakat dan anak mencegah kerumunan, mengimbau membudayakan hidup bersih dan sehat merupakan hal positif yang dapat menginspirasi anak,” sebut dia.

Jadilah orang terdekat anak yang selalu menghadirkan teladan yang positif bagi anak-anak. Kata dia, mendidik anak dengan pembiasaan baik dan membahagiakan dapat mencegah anak dari paparan virus Corona.

“Orangtua dan keluarga mesti konsistem menjaga dan meningkatkan imunitas anak,” terang dia.

Karena, sistem kekebalan tubuh atau imun yang baik merupakan pelindung yang paling optimal. Istirahat yang cukup, asupan gizi seimbang, berolahraga bersama keluarga, memberikan ASI (pada bayi), pola hidup bersih dan sehat merupakan hal positif untuk merawat dan meningkatkan imunitas anak.

Selanjutnya, pastikan guru mengembangkan pembelajaran jarak jauh secara inovatif dan menyenangkan untuk anak. Anak untuk sementara waktu tetap belajar di rumah, sebagaimana anjuran pemerintah dan didampingi oleh orangtua atau dari keluarga. Tujuannya agar anak dalam menghadapi situasi Covid-19 tetap belajar, bahagia dan tidak tertekan.

“Pastikan anak bermain dengan aman dan edukatif. Hindari permainan yang mengandung kekerasan dan sadisme serta bentuk permainan lain yang negatif. Karena hal tersebut rentan mempengaruhi tumbuh kembang anak,” ujar dia.

Baca Juga :   Bupati Askolani Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim Piatu dan Lansia Tidak Mampu

Pastikan anak tidak berada dalam kerumunan di mana kebijakan pemerintah yang menerapkan social distancing atau physical distancing sebagai cara untuk menghindari penyebaran virus korona lebih luas di tengah pandemi global yang mengancam keselamatan manusia termasuk usia anak. “Maka, semua anak Indonesia harus ditumbuhkan kesadarannya dengan cara yang tepat sesuai usianya,” tegas dia.

Begitu juga memastikan anak, menggunakan teknologi dan informasi secara sehat. Adanya kebijakan belajar di rumah saat ini, potensi anak menggunakan teknologi dan informasi sangat tinggi, maka orangtua dan keluarga mesti memastikan anak dapat mengelola waktu secara tepat, memiliki literasi dan resiliensi menggunakan gadget serta selalu dalam pantauan dan bimbingan keluarga.

“Budayakan berbagi informasi positif, edukatif dan membahagiakan, bukan membagikan informasi hoaks yang menimbulkan ketakutan bagi anak,” pungkas dia. (sir)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

HD Sosialisasikan Surat Edaran Larangan Pungut Sumbangan di Jalan Umum ke Warga Banyuasin

Banyuasin, KoranSN Usai meresmikan perbaikan jalan Merah Mata Raya, Gubernur Sumsel H Herman Deru melanjutkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.