KPK Cecar Nurdin Abdullah Soal Persetujuan Proyek dan Penerimaan Uang



Tersangka Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kananh) bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.(Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar tersangka Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah (NA), mengenai persetujuan pengerjaan beberapa proyek dan penerimaan sejumlah uang.

KPK, Senin (8/3/2021) memeriksa Nurdin bersama dua tersangka lainnya, yakni Edy Rahmat (ER) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel atau orang kepercayaan Nurdin dan Agung Sucipto (AS) selaku kontraktor/Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB).

Baca Juga :   Dokter Dora Satu Sel dengan Tahanan Pidana Umum dan Narkoba

“Tim penyidik KPK menggali pengetahuan para tersangka tersebut diantaranya terkait dugaan pengerjaan beberapa proyek oleh tersangka AS yang sebelumnya telah disetujui oleh tersangka NA melalui tersangka ER,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Panggil 28 Saksi Terkait Kasus Korupsi Bupati Bandung Barat

Jakarta, KoranSN KPK, Senin (19/4/2021) memanggil 28 saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.