KPK Sebut Sangkaan Pasal Terhadap Edhy dan Juliari Masih Terkait Suap

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut sangkaan pasal yang diterapkan dalam kasus suap perizinan ekspor benih lobster (benur) dan pengadaan bantuan sosial (Bansos) saat ini masih berkaitan dengan dugaan penerimaan suap.

KPK merespons adanya wacana tuntutan mati terhadap tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam kasus suap benur dan mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara terkait kasus suap Bansos.

“Penanganan perkara oleh KPK dalam perkara dugaan suap benur di KKP dan Bansos di Kemensos, saat ini pasal yang diterapkan terkait dengan dugaan suap yang ancaman hukuman maksimalnya sebagaimana ketentuan UU (Undang-Undang) Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) adalah pidana penjara seumur hidup,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/2/2021). HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Warga Kertapati Berhasil Selundupkan 14 Kg Sabu ke Tulung Selapan OKI

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Jubir Gubernur Sulsel: Keluarga Serahkan Proses Hukum Kepada KPK

Makassar, KoranSN Juru Bicara Gubernur Sulawesi Selatan Veronica Moniaga mengemukakan, bahwa kedatangan pihak Komisi Pemberantasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.