Sabtu , Februari 16 2019
Home / Gema Sriwijaya / KPU Gelar Rakor Terkait DPTb dan DPTHP-2

KPU Gelar Rakor Terkait DPTb dan DPTHP-2

Tampak Rakor sedang berlangsung. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Panitia Pemungutan Suara (PPS) terkait Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan Perbaikan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-2)

Acara berlangsung di ruang VIP Rumah Makan Sederhana Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit dihadiri oleh seluruh Komisioner KPU Muratara, Bawaslu Muratara, perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) serta Panitia Pemungutan Suara dalam wilayah Kabupaten Muratara, Selasa (12/2/2019).

Heriyanto, Komisioner KPU Divisi Perencanaan data dan Informasi mengatakan hari ini (Kemarin red) pihaknya menggelar rakor bersama PPK, Bawaslu, Panwascam dan PPS yang membahas masalah DPT hasil perbaikan, daftar pemilih khusus (DPK), dan daftar pemilih pindahan.

Baca Juga :   Institusi di Kabupaten/kota Tak Lagi Mengurusi Pengelolaan Hutan

“Tujuan rakor adalah untuk mengecek DPTb, ada berapa banyak warga yang pemilih pindahan dari daerah lain yang akan milih ke tempat tujuan,” kata Heriyanto.

Ia mencontohkan, seperti di Kabupaten Muratara banyak perusahaan perusahaan yang karyawannya pasti banyak orang orang yang bukan asli Muratara tetapi mereka bekerja disini, mungkin pada hari itu (pencoblosan red) mereka berat untuk kembali ke daerah asalnya atau tidak mungkin mereka pulang pada hari itu hanya untuk nyoblos.

“Makanya kita antisipasi mereka supaya mereka bisa memilih disini dengan mengurus surat pindah memilih atau Fom A5 dari daerah asal mereka, kalau seandainya mereka tidak bisa pulang untuk mengurus surat pindah memilih mereka bisa datang langsung ke KPU Kabupaten Muratara atau ke PPS tempat mereka tinggal sekarang,” jelasnya.

Baca Juga :   Sudirman Tewas Diterkam Harimau

Jika mereka terdaftar sebagai DPT di daerah asal lanjut Heriyanto, mereka akan dikeluarkan A5 untuk memilih disini.

“Ditempat asal, mereka ditarik untuk dijadikan pemilih disini. Kalau formulir A5 nya, dari KPU yang diberikan kepada PPS,” terangnya.

Lebih lanjut Herianto menjelaskan, syarat untuk mendapatkan A5 adalah mereka harus terdaftar di DPT di daerah asal mereka, membawa kartu tanda penduduk (KTP).

“Yang jelas kartu identitas, jumlah DPT Kabupaten Muratara adalah 148.678, itu data terakhir DPTHP-2 kalau ada data data baru namanya DPK,” ungkapnya.

Ia berharap agar masyarakat Muratara lebih banyak memilih pada pemilu mendatang. “Target kita 77,5 persen partisipasi penduduk Muratara untuk memilih,” tutupnya. (snd)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pisau dan Golok Corak Batik Duren Lubuklinggau Tembus Pasar Nasional

Lubuklinggau, KoranSN Kerajinan pisau dan golok dengan corak batik motif duren khas Lubuklinggau tembus pasar ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.