KPU Muratara Peringati Hari Pers Nasional Bersama Insan Pers

Komisoner KPU Muratara foto bersama dengan awak media usai acara peringatan HPN tahun 2020. (foto-sunardi/koransn)

Muratara, KoranSN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) peringati Hari Pers Nasional (HPN) bersama insan pers.

Kegiatan yang diawali dengan perkenalan satu persatu dari insan pers kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dan pemotongan tumpeng serta diakhiri dengan foto bersama antara seluruh Komisioner dan staf KPU Muratara dengan awak media.

Ketua KPU Muratara, Agus Mariyanto mengatakan salah satu pilar demokrasi adalah media.

“Dengan adanya undang undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers, kawan kawan media hari ini sangat luar biasa sekali untuk mengakses berita, untuk memperoleh informasi baik dari lembaga pemerintahan, lembaga, yayasan dan sebagainya karna pers sebagai sarana untuk mendidik, mengembangkan dan memberikan informasi bagi masyarakat kita,” katanya, Kamis (13/2/2020).

Menurutnya, dalam sejarah perjuangan bangsa media merupakan opertunitas sebagai garda terdepan untuk melakukan perlawan pada waktu itu.

“Ketagangan di Timur Tengah misalnya media lah yang bisa menyampaikan informasi kepada kita, hari ini kecanggihan media dan profesi jurnlis sudah seperti profesi individu. Contoh, orang hari ini dengan media sosial dengan fecebooknya, dengan instagramnya sudah menjadi jurnalis langsung untuk kejadian yang dia lihat dan itu menjadi sumber bagi pihak pihak terkait. Di sisi lain misalnya, ada mediasi memantapkan berita misalnya, justru diabaikan padahal itu yang lebih bisa dipertanggung jawabkan tentang pemberitaannya,” beber Agus.

Baca Juga :   Bupati Syarif Hidayat Buka MTQ ke-6 Tingkat Kecamatan Rupit

Ia mengatakan, hoax itu terjadi apabila orang mengatakan apa, kepada siapa, melalui media apa dan dampaknya apa.

“Soal siapa mengatakan apa, melalui media apa, kepada siapa tidak menjadi masalah tapi dampaknya itu. Jadi dampak ini akhirnya akan ditanggung oleh apa didalam berita, siapa didalam berita tersebut yang akan dibaca orang banyak. Artinya apa ? Bahwa peran media sebagai garda terdepan dalam demokrasi sangat memiliki peran penting dalam Pilkada di Kabupaten Muratara, mau baik atau buruk citra pada pelaksanaan Pilkada Muratara juga bagian penting dari peran teman teman media,” tuturnya mengutip karya ilmiah dari salah seorang guru besar di Tokyo yang berjudul spiral hoax.

Baca Juga :   Alumni Uniski Harus Berkiprah di OKI

Agus berharap media mengkonfirmasi dengan KPU tentang penggunaan istilah-istilah di dalam penyelenggaraan, agar tafsir di masyarakat tidak salah.

“Pada hari kami ingin mengajak berbincang apa kira-kira yang harus KPU buat, apa kira kira yang harus KPU lakukan agar tahapan tahapan KPU itu dapat menjadi berita yang positif bagi masyarakat kita agar situasi diluar tidak multi tafsir,” harapnya.

Sementara itu, Plt Ketua PWI Muratara, Marwan mengucapkan terimakasih kepada KPU Muratara dan menyambut baik atas terselenggaranya bincang bincang seperti ini.

“Kemudian untuk Pilkada sendiri, kami dari PWI sudah berkomitmen akan menciptakan pemilu damai, kondusif dan beritanya yang adem anyem sehingga Muratara yang dikatakan zona merah itu kedepan tidak seperti itu lagi,” katanya. (snd)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Balita 1,5 Tahun yang Sesak Nafas di Nyatakan Negatif Covid-19

Muratara, KoranSN Pasien balita usia 1,5 tahun asal Kabupaten Muara Enim yang sempat dirawat di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.