Home / Foto / KPU Sumsel Gelar Pleno Rekapitulasi Pilgub, Ratusan Massa Minta PSU di Palembang

KPU Sumsel Gelar Pleno Rekapitulasi Pilgub, Ratusan Massa Minta PSU di Palembang


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Ratusan massa menuntut PSU di Palembang. (Foto-SN/Ferdinand)

Palembang, KoranSN

Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Peduli Palembang mendesak KPU Sumsel untuk menjadi penyelenggara yang jujur dan amanah. Mereka juga meminta dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di Kota Palembang karena dinilai sarat kecurangan.

Desakan ini mereka suarakan bertepatan dengan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel di KPU Sumsel, Minggu (8/7/2018) pagi.

“Kalau Gubernur dan wakil Gubernur terpilih nantinya menang karena kecurangan, KPU Sumsel harus bertanggung jawab,” kata Koordinator Aliansi Pemuda Peduli Palembang, Ruben.

Pantauan SN, sejumlah massa aksi, membawa beberapa spanduk bertuliskan “penyelenggara tidak memiliki legalitas formasl, sebab seluruh PPK, PPS, KPPS di Kota Palembang tidak memiliki SK penetapan untuk penyelanggaraan Pilgub Sumsel”.

Baca Juga :   Jokowi Terima Tanda kehormatan dari Raja Arab Saudi

“Siapapun Gubernur Sumsel terpilih kita akan dukung, asal sesuai UUD dan tidak cacat hukum,” teriak Ruben sambil melakukan orasi penolakan melalui pengeras suara.

Koordinator aksi (Korak) Ruby Indaiarta menambahkan, pihaknya tidak akan menerima hasil Pilgub Sumsel, dimana menurutnya pihak PPK dan PPS tidak dibiayai Palembang dan tidak dari anggaran KPU Sumsel.

Ratusan massa juga menolak, jika aksi ini dikerahkan dari paslon Gubernur dan wakil Gubernur Sumsel yang kalah, dan pihaknya menuntut dilaksanakannya Pilkada ulang khususnya di Kota Palembang.

”Kami minta PSU dilaksanakan di Palembang, hal itu bisa dilaksanakan jika menenuhi unsur terstruktur, masif dan sistematis (TMS),” kata dia.

Baca Juga :   2 Pejabat Kemenag Sumsel Diperiksa Terkait Dugaan Penipuan Calon Jamaah Umroh Abu Tours

Ia mengatakan, KPU Sumsel dinilai tidak memiliki legalitas hasil Pilkada di Sumsel, sehingga pihaknya minta proses rapat pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat KPU Sumsel dihentikan.

“Kami minta tidak boleh perhitungan di dalam, kalau masih kami meringsek ke dalam. Ini aksi kami pertama dan besok- besok akan lebih besar jika tuntutan kami tidak dilaksanakan,” tutup Ruby.

Aksi sendiri dikawal ratusan personil dari Polda Sumsel dan Polresta Palembang diback up TNI dari Kodam II Sriwijaya dan Sat Pol PP. (awj)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

2 Eksekutor Pembunuh Calon Pendeta di OKI Terancam Pidana Mati

Palembang, KoranSN Tersangka Nang (20) dan Hendri (18), yang merupakan eksekutor pembunuhan sadis calon pendeta …