Kuba Minta Kanada Bantu Akhiri Sanksi AS Atas Venezuela

Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriquez Parilla. (foto-antaranews)

Havana Kuba, KoranSN

Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez, Kamis (29/8/2019) mendesak timpalannya dari Kanada Chrystia Freeland agar membantu mengakhiri sanksi Amerika Serikat atas Venezuela dalam pertemuan ketiga mereka sejak Mei.

Kedua menteri luar negeri tersebut membicarakan krisis kemanusiaan dan politik di negara Amerika Selatan itu.

Kuba, yang diperintah oleh Komunis, adalah sekutu kuat Presiden Nicolas Maduro, yang beraliran kiri dan kebanyakan negara Barat termasuk Kanada ingin ia turun untuk memberi jalan kepada pemimpin oposisi Juan Guaido, yang menyatakan terpilihnya Maduro adalah curang dan harus ada pemungutan suara baru.

Peningkatan sanksi AS tahun ini, yang ditujukan untuk meningkatkan tekanan atas Maduro, telah melukai ekonomi yang sudah mengalami hiperinflasi yang telah memicu gizi buruk dan penyakit dan pada saat yang sama menyulut jutaan orang melarikan diri.

Baca Juga :   Vietnam Akan Kerahkan Militer Untuk Perangi Demam Babi Afrika

“Saya menyampaikan bahwa pengetatan #tindakan paksaan AS vs #Venezuela merusak rakyatnya dan bertentangan dengan hukum internasional dan proses dialog,” kata Rodriguez di akun Twiiter dalam Bahasa Inggris setelah pertemuan tersebut.

Satu pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Kuba menambahkan bahwa menteri itu “mengusulkan kepada Kanada agar memberi sumbangan bagi penghapusan sanksi tersebut”.

Pemerintah Presiden AS Donald Trump telah menentang sosialisme di Amerika Latin, dan menuduh Havana mendongkrak Maduro serta memperketat embargo dagang AS atas pulau itu tahun ini.

Strategi tersebut, yang lebih agresif dibandingkan dengan yang dillakukan negara lain Barat, sebagian tampak bertujuan meraih suara masyarakat Amerika Latin di pengasingan di Negara Bagian Florida dalam pemilihan presiden tahun depan, kata beberapa pengulas.

Baca Juga :   Serangan Taliban Tewaskan Delapan Petugas Keamanan di Afghanistan

Wakil Presiden AS Mike Pence pada Juni menyeru Kanada agar berbuat lebih untuk secara langsung terlibat dengan Kuba mengenai apa yang ia sebut “pengaruh jahatnya” atas Venezuela.

Kementerian Luar Negeri Kanada mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa Rodriguez dan Freeland sepakat bahwa pejabat senior akan terus mengadakan kontak dan terus bertukar pandangan mengenai Venezuela. (Antara/Reuters/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Ramsey Clark, Mantan Jaksa Agung AS, Aktivis HAM, Wafat di Usia 93

New York, KoranSN Mantan Jaksa Agung Amerika Serikat Ramsey Clark, yang membantu membentuk undang-undang hak-hak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.