Kunker ke Lalan, Beni Ajak Nelayan Jaga Ekosistem dan Biota Air

Wabup Beni Hernedi menumpangi sepeda motor saat Kunker ke Kecamatan Lalan. (foto-humas muba)

Lalan, KoranSN

Secara estafet Bupati Muba, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Beni Hernedi mengunjungi warga masyarakat untuk bersilaturahmi dan sosialisasi terkait menjaga kelestarian sumber daya ikan serta biota sungai di Kabupaten Muba, kali ini di Kecamatan Lalan.

Untuk itu, Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengingatkan seluruh masyarakat supaya tidak mencari atau menangkap ikan dengan meracun atau setrum. Karena hal itu bisa mengakibatkan kerusakan ekosistem air.

Hal ini, disampaikannya langsung saat melakukan kunjungan kerja dalam rangkaian usai melakukan Safari Jumat, sekaligus bersilaturahmi dengan para nelayan di Kecamatan Lalan,  Jumat (25/9/2020).

Menurut Wabup Beni Hernedi, mencari ikan dengan meracun atau setrum selain merusak biota air ataupun populasi ikan juga berbahaya bagi manusia, dan bisa hilangnya ikan di perairan.

Dirinya juga menyarankan, alangkah lebih baiknya bila nelayan mencari ikan dengan cara tradisional. Misalnya, dengan menjala atau memancing.

Oleh sebab itu, Beni mengajak masyarakat bersama-sama mengawasi supaya tidak ada lagi yang mencari ikan dengan racun ataupun setrum.

Baca Juga :   Najwa Shihab Duta Baca Indonesia Bangga Pakai Gambo Muba

“Kita ingin membangkitkan lagi dan harus merevitalisasi kembali budaya kearifan lokal dengan cara-cara kebaharian, dan budaya tradisional yang sebetulnya menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan karena banyak rakyat yang menggantungkan hidup di sini, dan menjadi perhatian kita semua,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Beni Hernedi juga meminta partisipasi aktif dari masyarakat dalam Kecamatan Lalan bisa mengawasi dan menginformasikan ke pemerintah atau pihak berwajib jika mengetahui ada masyarakat yang masih melakukan tindakan tersebut, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

“Oleh karena itu peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk bersama-sama menjaga kelestarian dan pemanfaatan lingkungan perairan di Muba. Dan diharapkan masyarakat sadar dan dapat melaporkan kepada kami dan pihak berwajib, apabila mendapati orang yang menangkap ikan dengan setrum,” ungkapnya.

Sementara Camat Lalan, Andy Soeharto SSTP MSi menyampaikan bahwa pihaknya siap membantu mensosialisasikan bahaya setrum dan racun untuk menangkap ikan kepada nelayan di Kecamatan Lalan.

Baca Juga :   Ini Penjelasan Dinkes Muba Cara Menerima Warga dari Daerah Terjangkit Covid-19

“Alhamdulillah, kami hari ini merasa senang serta bangga atas kehadiran Pak Wabup Muba Beni di Kecamatan Lalan. Dan dalam hal ini, saya selaku Camat di Lalan ini siap membantu Pemkab Muba memberikan informasi pada nelayan tradisional agar dapat menjadi nelayan modern demi peningkatan ekonomi para nelayan Kecamatan Lalan,” katanya.

Senada, Sugiono salah satu nelayan mengucapkan terima kasih atas segala perhatian yang diberikan Pemkab Muba kepada para nelayan.

“Kami nelayan di Kecamatan Lalan berterimakasih, dan kami juga berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan perairan sungai dengan cara menangkap ikan tidak dengan racun serta setrum,” pungkasnya. (tri)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pabrik Aspal Karet Muba Beroperasi, Ini Untungnya Bagi Sumsel

Sekayu, KoranSN Karet petani Musi Banyuasin punya pasar baru selain bokar yang selama ini jadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.