Home / Politik dan Pemerintahan / Kuota Haji di Sumsel Turun

Kuota Haji di Sumsel Turun

Ibadah haji
Ibadah Haji. FOTO-NET

Palembang, KoranSN

Kuota haji untuk tahun 2016 saat ini mengalami penurunan yakni sebanyak 5.040 jamaah. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumsel, Hambali saat ditemui di Griya Agung, Kamis (7/4/2016).

“Ditahun 2015 yang lalu kuota haji sebanyak 6.300 jamaah tapi karena adanya perbaikan di Masjidil Haram sehingga dipangkas sebesar 20 persen sehingga menjadi 5040 jamaah,” katanya.

Untuk biayanya sendiri, menurut Hambali akan mengalami penurunan seperti tahun lalu. Hal tersebut dikarenakan adanya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah. “Kalau tahun lalu 2.600 US dollar mudah-mudahan tahun ini turun lagi,” harapnya.

Dirinya juga menambahkan, bagi calon jamaah haji yang belum memiliki paspor dirinya menghimbau untuk membuat secara pribadi paspor dengan biaya sendiri, namun nantinya biaya pembuatan paspor tersebut akan diganti oleh pihak Badan Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH).

Baca Juga :   Dialog Politik Syahrial Oesman dan PKB

“Biasanya biaya pembuatan passpord sudah include dengan Biaya haji. Jadi pada saat pembuatan paspor secara pribadi jangan sampai hilang bukti setornya agar dapat diganti,” terangnya.

Dilanjutkan Hambali, bagi jamaah yang mendaftarkan diri melalui haji reguler saat ini baru dapat berangkat pada tahun 2033 atau sekitar 17 tahun kedepan. Sedangkan untuk haji khusus harus mengantri sekitar 8 tahun lagi.

“Antrian haji khusus ini tidak terlalu lama karena memang biayanya juga berbeda dengan haji reguler,” ungkapnya.

Untuk biaya haji khusus ini sendiri, sambung Hambali dapat mencapai 8000 US Dollar, karena fasilitas yang digunakan memang berbeda dengan haji reguler. Seperti penginapannya lebih dekat dengan Masjidil Haram. Selain itu, kebutuhan makanan haji khusus sudah ditanggung dan disediakan oleh pihak penyelenggara seperti makan dan minum sudah di sediakan pihak hotel sehingga tidak perlu repot-repot memikirkan masalah konsumsi.

Baca Juga :   Tekan Korupsi, Kepala Daerah Wajib Koordinasi Dengan KPK

“Untuk keberangkatan haji khusus pun lebih lambat dan pulang paling cepat sehingga waktu untuk ibadah haji hanya 25 hari,” tandasnya. (wik)

Publisher : Fitriyanti

Avatar

Lihat Juga

Wagub Evaluasi Kinerja Bank Milik Daerah

Palembang, KoranSN Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Mawardi Yahya kembali memimpin langsung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.