Home / Gema Sriwijaya / Kurang Lokal, SMAN Noman Belajar di Lapangan

Kurang Lokal, SMAN Noman Belajar di Lapangan


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Tampak siswa siswi SMAN Noman sedang melakukan proses belajar mengajar di halaman sekolah. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Kurangnya lokal belajar untuk siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), membuat siswa melakukan kegiatan belajar mengajar di lapangan terbuka.

Hal ini diungkapkan oleh Novi, salah satu guru yang mengajar di SMAN Noman, Rabu (19/9/2018).

“Saya pertama kali mengajar dilapangan seperti ini, namun bukan masalah bagi saya dan siswa. Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan dilapangan tersebut dikarenakan sekolah kami masih kekurangan lokal,” kata Novi.

Novi mengakui, kegiatan belajar mengajar di luar kelas bisa menyebabkan rutinitas siswa untuk mencari ilmu terganggu.

“Kendala kita belajar di luar kelas ini apabila hujan, jelas kegiatan belajar siswa tidak bisa dilakukan. Selain hujan ada juga panas matahari yang berlebihan, yang membuat siswa kurang fokus untuk belajar,” ungkapnya.

Baca Juga :   Ratusan Siswa di Muratara Demo Tuntut Kepsek Mundur Dari Jabatan

Namun kata Novi, ada beberapa keuntungan belajar di luar kelas, diantaranya bisa berinterksi dengan alam secara langsung, belajarnya lebih santai dan tidak gerah seperti didalam kelas.

“Enaknya belajar di luar ini tidak pengap, tidak gerah karena jika ada angin langsung ke kita karena tidak ada dindingnya,” ujarnya.

Sementara, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri Noman, Himarwan melalui salah satu dewan guru, Carles mengungkapkan jika kegiatan belajar mengajar di luar kelas tersebut dikarenakan kurangnya lokal belajar untuk siswa.

Baca Juga :   Polres Mura Gelar Rakor Bersama Pemkab

“Bukannya kita sengaja untuk melakukan belajar di lapangan terbuka, namun mau bagaimana lagi jika lokal kita masih kurang. Jadi saya harap kepada teman-teman guru yang lain beserta siswa agar bisa sabar dan memaklumi keadaan kita sekarang ini,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun pemerintah provinsi (Pemprov) dapat memberikan bantuan untuk penambahan ruang belajar bagi SMAN Noman agar anak anak tidak belajar diluar kelas lagi.

“Semoga saja kita diperhatikan sama pihak pemerintah, sehingga kita mempunyai lokal untuk belajar siswa, jadi tidak akan belajar di luar lagi,” pungkasnya. (snd)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Bupati Banyuasin H Askolani Anggarkan Rp 96 Miliar Untuk Perbaiki Jalan Trans Pulau Rimau

Banyuasin, KoranSN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin di 2019 ini menyiapkan anggaran Rp 96 miliar untuk …