Kurir Narkoba 1 Miliar Lebih Disergap di Seputaran Teratai Putih

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB bersama Waka Polresta dan Kasat Reserse Narkoba saat menunjukan barang bukti narkoba, Selasa (2/1/2018). (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Peredaran narkoba jenis sabu dan pil ekstasi yang nilainya mencapai lebih dari 1 miliar ini, Kamis malam lalu (28/12/2107) berhasil digagalkan jajaran Sat Reserse Narkoba Polresta Palembang.

1,5 Kilogram sabu dan ribuan butir pil ekstasi yang diamankan ini, rencananya diduga akan diedarkan untuk perayaan malam pergantian tahun baru kemarin.

Narkoba tersebut diamankan petugas saat penggerebekan terhadap seorang kurir sindikat jaringan peredaran gelap narkoba bernama Riki (31), warga Kecamatan Alang-Alang Lebar di kawasan Sukarami Palembang, tepatnya di seputaran lokalisasi teratai putih atau yang akrab dikenal kampung baru.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono HB didampingi Waka Polresta AKBP Prasetyo R Purboyo dan Kasat Reserse Narkoba Kompol Achmad Akbar, Selasa (2/1/2018) saat gelar ungkap kasus dan barang bukti mengatakan, narkoba dalam jumblah besar ini berhasil diungkap, berkat adanya informasi masyarakat yang mengaku resah terkait akan adanya penyelundupan narkoba ke wilayah Kota Palembang.

Baca Juga :   Polisi Amankan Mantan Napi Program Asimilasi
Barang bukti narkoba yang diamankan dari tersangka Riki.

“Adanya laporan tersebut, petugas kita langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Ketika melihat tersangka Riki menggunakan sepeda motor melintasi lokasi penggerebekan dengan gerak gerik mencurigakan, petugas kita langsung melakukan penyergapan. Alhasil narkoba dalam jumlah besar itu ditemukan petugas berada dalam penguasaan tersangka,” jelas Kapolresta.

Dilanjutkan Kapolresta, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap tersangka terkait asal usul barang haram tersebut dan siapa yang nantinya akan mengambil pesanan narkoba ini. Dugaannya, narkoba ini akan diedarkan seorang bandar di perayaan malam pergantian tahun kemarin.

“Kemungkinan narkoba ini rencananya akan diedarkan pada perayaan malam pergantian tahun. Namun apapun alasannya, yang jelas narkoba ini musuh kita bersama dan harus kita perangi,” jelasnya.

Baca Juga :   Jenazah Sopir Travel yang Ditemukan di Muba Diduga Korban Begal

Atas perbuatannya, tersangka dapat dijerat dengan Pasal 116 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (2) tentang penyalahgunaan narkoba yang ancaman hukumannya diatas lima tahun kurungan penjara.

“Petugas kita masih mendalami kasus ini, guna memburu pelaku-pelaku lain yang terlibat dalam penyelundupan narkoba ke wilayah Palembang ini,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Plt Kajati Sumsel Tegaskan Tidak Ada Intervensi Dalam Proses Penyidikan Dugaan Korupsi PT PDPDE

Palembang, KoranSN Plt Kajati Sumsel, Oktovianus, Senin (30/11/2020) menegaskan, jika tidak ada intervensi yang dialami …