Lagi, Kelompok Tani di OKI Terima Bantuan Alat Pertanian

Sekda OKI dan Kepala DKPTH OKI menguji coba mesin alat pertanian. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Pemkab OKI kembali menyalurkan bantuan kepada kelompok tani berupa 50 unit alat mesin pertanian (Alsintan) melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman dan Holtikultura (DKPTH) OKI.

Penyerahan bantuan alsintan ini dilakukan oleh Sekda OKI H Husin SPd MM didampingi Kepala DKPTH OKI H Syarifudin SP MSi kepada sejumlah kelompok tani di 8 kecamatan di Bumi Bende Seguguk, Rabu (21/3/2018).

“50 unit Alsintan ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian RI yang kesekian kalinya. Mungkin jika mengandalkan dana APBD agak sulit untuk jumlah yang begitu banyak. Jadi para petani di OKI patut bersyukur atas dorongan pemerintah sebagai bentuk upaya peningkatan proses tanam menopang produksi pangan di Sumsel dan nasional,” ungkap Sekda OKI.

Sekda menuturkan, wujud nyata rasa syukur tersebut harus diimplementasikan dengan memelihara bantuan alat pertanian tersebut dengan baik.

“Untuk petani terutama, saya himbau kepada Ketua Gapoktan manfaatkanlah secara maksimal. Karena Alsintan ini sebagai aset negara untuk percepatan tanam, dalam pengelolaan proses pertanian para kelompok tani yang ada di OKI,” bebernya.

Baca Juga :   Bupati H Askolani Tinjau Pelaksanaan Ujian Nasional SMP di Banyuasin

Husin menambahkan, bantuan secara berkelanjutan ini juga atas perjuangan yang dirintis oleh Pemerintah Daerah yakni Bupati OKI. Dengan komunikasi yang baik bersama pemerintah pusat dalam mendorong kebutuhan para petani di Indonesia.

“Berkat komunikasi yang baik, serta alasan-alasan yang mendasar atas apa yang menjadi kebutuhan petani di Indonesia termasuk di OKI. Realisasinya nyata bahwa Kabupaten OKI masuk 2 besar tingkat Provinsi sebagai daerah penopang pangan nasional,” tandasnya.

Kepala Dinas KPTH OKI H Syarifudin SP MSi menjelaskan, sebanyak 50 unit handtractor dan 6 unit tractor roda empat yang dibantu Kementerian Pertanian RI ini akan membantu percepatan tanam serta perluasan cetak sawah baru di OKI. Bahkan penargetan IP 200 menuju IP 300.

“Hingga tahun 2018, saat ini luas lahan di Kabupaten OKI adalah 132.000 hektar lebih, terdiri dari tiga tipologi lahan yakni lahan rawah pasang surut, lahan tadah hujan dan lahan rawa lebak, dengan produksi gabah mencapai 1 juta ton lebih pertahun. Alsintan ini salah satu mobilisasi pemerintah dalam memfasilitasi kebutuhan petani,” ujarnya.

Baca Juga :   Walikota Lubuklinggau Survei Tiga Pasar untuk Dijadikan KTC   

Masih kata Syarifudin, para kelompok tani harus bersama merawat Alsintan tersebut, sehingga upaya percepatan tanam serta perluasan lahan dapat berjalan optimal dan nantinya alsintan ini akan didistribusikan secara bertahap dan dibagi berdasarkan data kebutuhan kelompok tani di OKI.

“Anggaplah alsintan ini punya sendiri, dirawat dengan baik sehingga untuk mendukung kegiatan pertanian petani bisa maksimal. Jangan sampai alat ini digunakan atau disimpan oleh pribadi atau Ketua Gapoktan saja, tapi digunakan secara bersama. Petani tidak perlu mencari alat diluar karena di kawasannya sendiri sudah tersedia,” pungkasnya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Ditetapkan Bupati dan Wabup OI Terpilih, Panca-Ardani Akan Benahi Tata Kelola Birokrasi

Indralaya, KoranSN Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir (OI) resmi menetapkan pasangan calon Panca Wijaya …