Home / Advetorial / Lagi, Lahat Sabet WTP Laporan Keuangan

Lagi, Lahat Sabet WTP Laporan Keuangan

Bupati Aswari Riva'i (tiga dari kanan) saat menerima predikat WTP dari BPK RI
Bupati Aswari Riva’i (tiga dari kanan) saat menerima predikat WTP dari BPK RI. FOTO-HUMAS/IST

Palembang, KoranSN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat kembali meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2015.

Bupati Lahat, Aswari Riva’i menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pihak BPK RI perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) yang selama melakukan pemeriksaan juga sekaligus membimbing dan membina aparatur Pemkab Lahat dalam pengelolaan pertanggungjawaban keuangan daerah.

“Pencapaian ini diraih dua kali berturut-turut. Kita sangat senang berhasil meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP), itu merupakan kerja sama yang sangat baik antara SKPD Pemerintah Kabupaten Lahat dan kita memberikan apresiasi kepada semua pihak baik dari DPRD maupun jajaran Pemkab Lahat,” paparnya.

Predikat itu, tambahnya, akan menjadi langkah awal bagi Lahat untuk lebih baik lagi dalam pengelolaan keuangan. Aswari juga mengungkapkan, selama ini Pemkab Lahat sudah punya komitmen agar sistem pengelolaan keuangan sebaik mungkin untuk mengindari agar tidak terjadi kebocoran serta penyelewengan.
“Untuk sistem pengelolaan keuangan Pemkab Lahat selalu melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar dilakukan supervisi termasuk dengan Komisi Pemberantasan Keuangan,” urainya.

Wari – sapaan akrab Bupati Lahat – menyebutkan, pencapaian itu kado untuk Kabupaten Lahat yang kini berusia ke-147. ‘’Tidak muda bagi kabupaten tua bisa meraih WTP tapi alhamdulillah Lahat bisa,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua DPRD Lahat, Herliansyah menambahkan, hal ini merupakan kunci keberhasilan adalah kerja keras secara bersama-sama seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Lahat. Semoga kedepan lebih baik serta bisa mempertahankan WTP pada tahun tahun mendatang. “Pastinya penghargaan ini tidak berhenti sampai di sini saja, pada tahun mendatang mampu dipertahankan predikat WTP atas LHP dari LKPD tersebut, sehingga memberikan kebanggaan tersendiri bagi semua pihak,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), I Gede Kastawa kepada Bupati Lahat, Saifudin Aswari Riva’i dan Ketua DPRD Lahat, Herliansyah di Gedung BPKP RI perwakilan Sumsel di Palembang, Selasa (31/5/2016).

Kepala BPKP perwakilan Provinsi Sumsel, I Gede Kastawa menyebutkan, penghargaan ini diberikan kepada 12 kabupaten dan kota di Sumsel termasuk Lahat.

“Semoga predikat ini mampu pula menjadi motivasi pemerintah daerah untuk mengelola keuangan jauh lebih baik lagi,” paparnya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan BPK atas LKPD tahun anggaran 2015 yang dilaksanakan pada semester I tahun 2016, Pemda yang mendapatkan Opini WTP adalah 12 pemda dari 16 pemda yang ada di wilayah Sumsel.

Dia menyadari, mempertahankan opini WTP di era akrual basis agak sedikit sulit dibandingkan pada masa cash toward akrual basis. Untuk itu I Gede Kastawa mengapresiasi pemerintah daerah (pemda) yang berhasil mempertahankan opini WTP maupun yang penilaiannya naik dari WDP menjadi WTP seperti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (Pali) meningkat dari tidak memberikan pendapat menjadi wajar dengan pengecualian (WDP).

Namun dikatakannya lagi, bukan hanya peningkatan saja, akan tetapi ada pula Kabupaten yang mendapati penurunan opini yaitu, Kabupaten Musi Rawas dan Ogan Ilir dari WTP menjadi WDP.

Raihan opini WTP TA.2015 ini adalah Kota Palembang, Pagar Alam, Prabumulih dan Kota Lubuklinggau. Selain itu,  Kabupaten Banyuasin,  Lahat, Musi Banyuasin, Muara Enim, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) serta Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Dengan hasil ini, masih terdapat 4 pemda yang belum mendapatkan kenaikan opini yaitu, Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (Pali), Musi Rawas (Mura), Empat Lawang dan Kabupaten Ogan Ilir (OI). (ADV/HMS)

Publisher : Fitriyanti

Fitriyanti

Lihat Juga

Jaga Netralitas, Bupati Banyuasin Tidak Lakukan Safari Ramadhan

Banyuasin, KoranSN Bupati Banyuasin, Ir SA Supriono meminta maaf kepada masyarakat Banyuasin karena Ramadhan1439 H/2018 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!