Home / Gema Sriwijaya / Lahat – Muara Beliti 1 Jam Lumpuh

Lahat – Muara Beliti 1 Jam Lumpuh

Pohon tumbang di Jalan Lintas Trans Sumatera Lahat – Muara Beliti mengakibatkan satu jam arus lalulintas lumpuh. Tampak, petugas BPBD Musi Rawas saat membersihkan pohon yang melintang di jalan. (foto-BPBD Musi Rawas)

Musirawas, KoranSN

Akibat hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi, Selasa (19/3/2019) pukul 15.15 WIB membuat pohon besar tumbang dan melintang di Jalan Lintas Trans Sumatera Lahat di Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti. Akibat kejadian ini, sekitar satu jam arus lalulintas menjadi lumpuh.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang mendapatkan informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kemudian menyingkirkan pohon yang menutupi jalan tersebut hingga akhirnya arus lalulintas kembali normal.

Terkait kejadian tersebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas, Paisol menghimbau kepada masyarakat untuk waspada cauaca ekstrim yakni hujan lebat disertai angin kencang yang sulit diprediksi dan tak dapat dipastikan terjadi di Kabupaten Mura.

Baca Juga :   95 Tim Ikuti Gerak Jalan Pelajar

“Hari ini (kemarin) kita mendapat informasi dari salah satu anggota Polsek Muara Beliti, bahwa terjadi hujan lebat dengan durasi singkat disertai angin kencang, dan mengakibatkan satu pohon waru besar tumbang dan menutup Jalan Trans Sumatera Lahat di Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti,” kata Paisol, kemarin.

Ditambahkannya, mendapat informasi tersebut. Pihaknya langsung menurunkan personel yang tergabung dalam tim TRC BPBD Mura menuju lokasi, serta menyingkirkan pohon yang tumbang dan menutupi jalan dengan menggunakan peralatan chansaw sebanyak dua unit, kapak dua unit dan peralatan penunjang lainnya.

“TRC BPBD Mura, bersama anggota Polres Mura, serta warga sekitar bergotong royong langsung menebang serta menyingkirkan batang pohon yang menutupi jalan tersebut. Tak ada korban jiwa atau kerugian material, namun arus lalulintas sempat terhenti dan kembali normal setelah satu jam kemudian,” ungkapnya.

Baca Juga :   Walikota Pagaralam Jamin Sembako Cukup Hadapi Tahun Baru

Untuk itu masih katanya, dirinya menghimbau kepada masyarakat di Kabupaten berslogan Bumi Lan Serasan Sekantenan ini, untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrim. Pasalnya saat ini, prediksi cuaca tidak dapat dipastikan.

“Karena beberapa hari ini, dimana saat siang hari cuaca panas namun sore hari atau malamnya hujan lebat. Jadi kita himbau masyarakat untuk waspada, khususnya bagi warga yang berada disekitaran tanam tumbuh yang berpotensi roboh saat musim hujan dan angin lebat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pedang Sudirman mengakui, bahwa sekitar pukul 15.115 WIB salah satu pohon jenis pohon waru yang berada di tepi jalan lintas roboh. Hal itu dikarenakan diguyur hujan lebat yang disertai dengan angin kencang.

“Akibat kejadian itu arus lalulintas kendaraan sempat terhenti dan kendaraan macet mencapai 1 Km, karena memang pohon roboh langsung memotong jalan lintas utama. Tapi saat ini sudah kembali normal, karena langsung dibersihkan bersama warga petugas,” tutupnya. (rif)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Jika SFC Naik Kasta Liga Satu, Herman Deru Rencanakan Gelar Liga Tiga

Sekayu, KoranSN Kemeriahan nampak menandai Opening Ceremony dan Kick Of Gubernur Cup U-20 Tahun 2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.