Lambang Kabupaten PALI Ditambah Padi dan Kapas

Teks/Foto : Tampak Heri Amalindo didampingi Pimpinan DPRD dan Wabup PALI ketika menandatangai berkas keenam Raperda. (foto-anasrul/koransn.com)
MENANDATANGANI –  Tampak Heri Amalindo didampingi Pimpinan DPRD dan Wabup PALI ketika menandatangai berkas keenam Raperda. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Lambang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ditambah dengan padi dan kapas sebagai simbol cita-cita tercapainya kesejahteraan warga PALI dengan sukses di sektor kepanganan dan sandang.

Hal ini menjadi salahsatu kesepakatan yang dihasilkan oleh DPRD PALI bersama Pemkab PALI dalam Raperda Lambang Daerah Kabupaten PALI yang disahkan menjadi Perda bersama lima Raperda lainnya, dalam rapat paripurna DPRD PALI, Senin (7/11/2016).

Secara rinci, keenam Raperda yang disahkan menjadi Perda, yakni Raperda Lambang Daerah Kabupaten PALI, Raperda Pembentukan Perseroan Terbatas Daerah Anugerah Sejahtera, Raperda Kewenangan Pemerintah Kabupaten, Raperda Retribusi Izin Tertentu, Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Pemkab PALI (nomenklatur), serta Raperda Penyertaan Modal Daerah ke Bank Sumselbabel.

Rapat paripurna yang dihadiri 20 Anggota DPRD PALI ini juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati PALI serta jajarannya di unsur muspida Kabupaten PALI.

Baca Juga :   10 Hari Air PAM Mati, Warga PALI Ancam Demo

“Untuk lambang Kabupaten PALI, telah disepakati untuk ditambahkan padi dan kapas sebagai simbol cita-cita tercapainya kesejahteraan warga PALI dengan sukses disektor kepanganan dan sandang,” papar Edi Eka Puryadi, Sekretaris Pansus yang membacakan hasil pansus di depan peserta rapat paripurna ke-8 DPRD Kabupaten PALI itu.

Selain itu, Edi juga menjelaskan untuk tatanan organisasi Pemkab PALI, telah disepakati bahwa untuk jumlah instansi berbentuk dinas berjumlah 23 dinas baik itu tipe b dan tipe c, kemudian instansi berbentuk badan sebanyak lima badan, dan lima kecamatan.

Kelima badan tersebut, yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, BPKAD, Badan Pendapatan Daerah, Badan Kepegawaian Daerah, dan Badan Penelitian.

Sementara itu, Bupati PALI, Heri Amalindo mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang turut membantu disahkannya keenam raperda di Kabupaten PALI.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumsel ini juga berjanji ke depan akan membuat banyak perda yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat kabupaten PALI.

Baca Juga :   Bupati PALI Ajak Masyarakat PALI Lestarikan Adat Istiadat

“Kita sudah sahkan delapan perda di kabupaten PALI. Ke-8 perda tersebut saat ini yang sangat dibutuhkan masyarakat PALI,” terangnya.

Suami dari Hj. Sri Kustina ini menambahkan setelah disahkan keenam raperda tersebut, akan segera diajukan ke Gubernur Sumatera Selatan untuk dievaluasi dan disahkan.

“Diajukan ke Gubernur Sumsel, untuk dievaluasi kemudian barulah disahkan menjadi perda untuk dilaksanakan di Bumi Serepat Serasan,” tutupnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Meski Sudah Zona Orange, Kadinkes PALI Tetap Ingatkan Warga Untuk Patuhi Prokes

PALI, KoranSN Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, Muhamad Mudakir SKm MKes menghimbau masyarakat PALI …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.