Home / Lacak / Langgar Perwako, Dua Pengawal Truk Batubara Ditangkap Shabara

Langgar Perwako, Dua Pengawal Truk Batubara Ditangkap Shabara

Harianto alias Koteh (kiri) dan Hendra Supriadi. (foto-ist)

Prabumulih, KoranSN

Meski Peraturan Walikota (Perwako) Prabumulih No 56 tentang ketentuan mobil truk angkutan bertonase berat dilarang melewati Jalan Jendral Sudirman dalam Kota Prabumulih, namun mobil angkutan batubara (Angbara) tetap saja melewati Jalan Sudirman. Beraninya para sopir ini melewati jalan karena diduga ada pengawalan dari oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

Modus pengawalan angkutan kendaraan batubara yang melewati Jalan Sudirman, oleh oknum masyarakat kali ini terbongkar oleh Timsus Bhayangkara Tantura Patroll Sat Sabhara Polres Prabumulih yang dipimpin Katimsus, Ipda Sardinata.

Dua orang pengawal, dari enam unit mobil truk bermuatan batubara, Minggu kemarin (18/3/2018) berhasil ditangkap petugas. Mereka yakni; Harianto alias Koteh (31), warga Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat dan Hendra Supriadi (23), warga Desa Talang Ubi.

Bersama kedua tersangka petugas turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai diduga upah pengawalan sebesar Rp 200 ribu, dua unit HP dan sepeda motor.

Terbongkarnya modus ini ketika Timsus Tantura melaksanakan giat patroli rutin dalam rangka antisipasi tindak pidana 3C, Senpira, Sajam, Narkoba, Pungli, perjudian dan pelanggaran hukum lainnya di seputaran Jalan Jendral Sudirman Kota Prabumulih.

Saat itu, Tim Tantura melakukan penyetopan mobil truk bermuatan batu bara yang melintas di Jalan Jendral Sudirman menuju arah Palembang, tepatnya di depan SPBU Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur.

Setelah diintrgrograsi salah satu sopir mengaku berani lewat jalan kota, lantaran telah membayar jasa pengawalan kepada Herianto alias Koteh.

Tanpa memakan waktu lama, Timsus dengan kekuatan delapan personil langsung mengamankan Herianto alias Kuteh di depan rumah makan yang berada di kawasan Kelurahan Gunung Ibul.
Ketika penangkapan, tersangka Herianto sedang duduk di atas sepeda motor mengawasi laju mobil yang ia kawal.

Herianto alias Koteh mengaku, melakukan pengawalan karena dibayar oleh pemilik mobil Hendra Aprianto.

Dihadapan petugas, Hendra salah seorang sopir angkutan batubara yang turut diamankan mengaku, ia memberikan uang senilai Rp 200 ribu untuk mengawal mobil masuk kota melintasi Jalan Jenderal Sudirman.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka yang diamankan terpaksa diamankan ke Mapolres Prabumulih. Karena diduga melanggar Perwako No 56 tentang pelarangan mobil angkutan batubara melewati Jalan Sudirman.

Sementara Kasat Shabara Polres Prabumulih, AKP Toni Arman membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini kedua pelaku telah diamankan untuk dimintai keterangan serta pengembangan lebih lanjut.

“Benar, penangkapan dilakukan Timsus Tantura Patrol diseputar Jalan Jendral Sudirman. Saat ini keduanya masih dalam proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tandasnya. (and)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Kapolda Perintahkan Kejar dan Tangkap Pelaku Pengrusakan Kursi Stadion Jakabaring Sport City

Palembang, KoranSN Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Senin (23/7/2018) menegaskan, jika dirinya sudah ...

error: Content is protected !!