Lansia di Hong Kong Meninggal Setelah Disuntik Vaksin Sinovac

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam saat menerima suntikan vaksin buatan China di Hong Kong, Senin (22/2/2021). (Foto-Antara/Reuters)

Beijing, KoranSN

Seorang warga Hong Kong berusia 63 tahun meninggal dunia setelah menerima vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi asal China Sinovac Biotech.

Namun media China, Kamis (4/3/2021) pagi, melaporkan bahwa kematian pria lansia tersebut tidak terkait langsung dengan vaksin Sinovac dengan mengutip hasil autopsi dan program vaksinasi massal di Hong Kong terus berlanjut sesuai rencana.

Baca Juga :   Penembakan Massal Tersadis di Kanada Tewaskan 13 Orang, Pelakunya Dokter Gigi

Kematian tidak terkait langsung dengan suntikan vaksin karena hasil autopsi menyimpulkan pria tersebut menderita penyakit kronis, obesitas, tekanan darah tinggi, dan dicurigai menderita penyakit jantung koroner, demikian Hung Fan Ngai Ivan selaku penanggung jawab klinis vaksinasi massal di wilayah korban dalam konferensi pers di Hong Kong, Rabu (3/3/2021) malam. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Ramsey Clark, Mantan Jaksa Agung AS, Aktivis HAM, Wafat di Usia 93

New York, KoranSN Mantan Jaksa Agung Amerika Serikat Ramsey Clark, yang membantu membentuk undang-undang hak-hak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.