Lewati Jam Malam, Hiburan Pesta Pernikahan Distop, 134 Botol Miras Diamankan

Tanpak petugas kepolisian mendatangi TKP dan melakukan penggrebekan tempat penjual minuman keras di sekitar tempat hajatan. (foto-istimewa)

Banyuasin, KoranSN

Pesta pernikahan yang digelar keluarga SM (54), warga Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, mendadak distop. Pasalnya, hiburan tersebut melewati jam malam yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan laporan warga, Kapolsek Talang Kelapa Kompol Irwanto bersama personil Polsek langsung mendatangi TKP dan melakukan penggrebekan tempat penjual minuman keras di sekitar tempat hajatan tersebut,” ujar Kasubag Humas Polres Banyuasin AKP Ery Yusdi, Senin (16/1/2018).

Dikatakan Ery, saat penggrebekan tamu undangan kaget melihat banyak polisi datang. Kemudian Petugas langsung mengamankan pedagang yang menjajakan minuman keras di lokasi tersebut.

“Ini adalah operasi cipta kondisi dan patroli hunting oleh personel Polsek Talang Kelapa, dengan sasaran premanisme, peredaran narkoba, miras dan kepemilikan senjata api dan kejahatan jalanan lainnya,” jelas Ery.

Baca Juga :   Nilai 2 Pejabat Eselon II Empat Lawang di Bawah Standar

Menurut Ery, setelah mendapat informasi dari warga bahwa ada penjualan miras di lokasi hajatan tersebut, ternyata informasi itu benar, petugas berhasil mengamankan 134 botol minuman dengan berbagai merek.

Selain itu, petugas juga mengamankan 4 (empat) wanita penjual minuman keras tersebut, yaitu inisial EV (32) warga Jalan Srigading Kelurahan Tanah Mas, HM (28) warga Srigading Kelurahan Tanah Mas, lalu DL (38) warga Jalan Srigading Kelurahan Tanah Mas dan RN (35) warga Jalan Srigading Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa.

“Keempat pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Talang Kelapa untuk dilakukan pendataan,” terang Ery.

Kapolsek Talang Kelapa menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang melaksanakan pesta atau hajatan, untuk tidak memfasilitasi perdagangan miras atau narkoba. Selain itu penyelenggara hajatan juga harus berperan menjaga pesta atau hajatannya agar tidak dimanfaatkan untuk tindakan yang melanggar hukum.

Baca Juga :   Komisioner KPAD Muba Dilantik

“Jangan sampai hajatan atau pesta pernikahan yang sakral ternodai oleh miras dan narkoba sehingga merusak masyarakat itu sendiri,” tegas Ery. (sir)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Dua Desa di Muba Dilanda Bencana Banjir

Palembang, KoranSN Dua desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terendam banjir akibat hujan dengan intesitas …