Home / Gema Sriwijaya / Lima Raperda Tahun 2016 Disahkan

Lima Raperda Tahun 2016 Disahkan

Plt Bupati Muba Beni Hernedi beserta jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten Muba menandatangani keputusan bersama antara DPRD dan Plt Bupati. (foto/Sumantri)
Plt Bupati Muba Beni Hernedi beserta jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten Muba menandatangani keputusan bersama antara DPRD dan Plt Bupati. (foto/Sumantri)

Sekayu, KoranSN

Lima dari tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang sebelumnya dibahas oleh Pansus DPRD Muba resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), ditandai dengan penandatanganan keputusan bersama antara pimpinan DPRD Kabupaten Muba dan Plt Bupati Muba Beni Hernedi, pada Rapat Paripurna DPRD Muba, Senin (17/10/2016).

Kelima Raperda yang disahkan tersebut, yakni Raperda tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Muba, Raperda tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, kemudian Raperda tentang Pembangunan Gedung.

Selanjutnya, Raperda tentang Kearsipan dan Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba.

Sebelum pengesahan Raperda, masing -masing juru bicara panitia khusus (Pansus) menyampaikan hasil pembahasannya terhadap tujuh Raperda dimaksud. Dimulai dari juru bicara Pansus 1, Ismawati SE, kemudian dilanjutkan Pansus 2 disampaikan oleh Firman Akbar dan diakhiri oleh Iwan Aldes Ssos MSi dari Pansus 3.

Wakil Ketua DPRD Muba yang juga pimpinan rapat paripurna, Edy Harianto mengatakan, lima Raperda yang ditetapkan sebagai Perda tersebut merupakan enam dari raperda yang diusulkan Pemerintah Daerah Kabupaten Muba dan satu Raperda prakarsa DPRD Muba.

“Dari tujuh Raperda Kabupaten Muba tahun 2016, untuk Raperda perubahan Perda nomor 11 tentang Penambahan Modal PT Petro Muba dan Raperda tentang Penyelenggaraan Pesta Rakyat, kita tunda dan akan segera kita tindak lanjuti setelah rapat ini,” ujar Edy.

Plt Bupati Muba Beni Hernedi dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelesaikan pembahasan bersama Raperda yang telah disampaikan pada tanggal 3 Oktober 2016 yang lalu kepada DPRD Muba.

“Kita telah mendengarkan laporan dari Panitia Khusus (Pansus), ada empat Raperda pemerintah daerah dan satu raperda prakarsa DPRD Muba yang ditetapkan menjadi Perda, Pansus berpendapat ada dua Raperda yang belum dapat disahkan. Semoga perda tersebut dapat menjadi landasan hukum dan menjadi motivasi serta meningkatkan kinerja kita dalam membangun kabupaten yang kita cintai ini,” tutup Beni. (tri)

Publisher : Anton Wijaya

Anton Wijaya

Lihat Juga

Jaga Netralitas, Bupati Banyuasin Tidak Lakukan Safari Ramadhan

Banyuasin, KoranSN Bupati Banyuasin, Ir SA Supriono meminta maaf kepada masyarakat Banyuasin karena Ramadhan1439 H/2018 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!