Loncat Dari Jukung, Warga Muara Enim Hilang di Sungai Musi

Tim Basarnas Kota Palembang saat melakukan pencarian di Sungai Musi. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Belum diketahui apa yang membuat Nixon Septa Pratama (28), warga Desa Putak Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim ini nekat menceburkan diri dengan meloncat terjun ke Sungai Musi dari Jukung Ms Putri Agung yang ia tumpangi.

Atas aksi dugaan bunuh diri ini, korban hingga saat ini belum diketahui keberadaan, hilang terbawa arus Sungai Musi. Aksi ini dilakukan korban, Minggu dini hari (18/3/2018) pukul 02.00 WIB saat jukung yang ia tumpangi tengah bersandar di dekat Lorong Manggis sekitar 500 meter dari Pelabuhan 35 Ilir Tangga Buntung Palembang.

Informasi yang berhasil dihimpun, aksi loncat dari jukung yang dilakukan korban bermula saat korban sedang tidur karena sedang sakit. Namun tak lama korban terbangun dan membuka jendela Jukung MS Putri Agung lalu terjun ke Sungai Musi.

Maryani (31), bibi korban mengatakan, sebelum korban melompat ke sungai ia sempat melihat keponakannya membuka pintu Jukung. Melihat itu, dirinya sempat bertanya kepada korban mengapa membuka pintu jendela jukung.

Baca Juga :   Pembangunan Tol Palindra Telan Korban Jiwa

“Ketika saya tanya, keponakan saya menjawab jika ia (korban) ingin muntah. Mendengar penjelasan korban, lantas saya kembali tidur di dalam jukung, namun tak lama kemudian secara iba-tiba korban tejun ke Sungai Musi sehingga terhanyut arus sungai yang saat kejadian sedang deras,” jelas Maryani.

Sementara Arsun (58), paman korban yang ikut melakukan pencarian di lokasi hilangnya korban menjelaskan, dirinya tidak tahu secara persis mengapa korban melompat ke Sungai Musi.

“Selama ini tidak ada masalah apa-apa. Tahu-tahu, saya dapat kabar dari keluarga yang ada di Palembang, jika keponakan saya ini terjun ke Sungai Musi,” terangnya.

Kasat Polair Polresta Palembang, Kompol Cahyo Yudho Winarno saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihak Sat Polair bersama Tim Basarnas Kota Palembang masih melakukan pencarian terhadap korban yang terjun dari dalam Jukung tersebut.

“Kami saat ini masih terus melakukan pencarian, doakan saja semoga korban segera cepat ditemukan,” kata Cahyo.

Baca Juga :   Ribuan Obat Ilegal dan Narkoba Dimusnahkan

Menurutnya, tim pencarian diterjunkan sebanyak 46 petugas yang teridiri dari 7 personil tim rescue kantor percarian dan pertolongan Palembang, 4 personil dari Pos Pol Pangkalan Sandar 30 Ilir dan 5 personil dari Dishub Kota Pelembang.

Sedangkan Komandan Regu Pencarian Tim Basarnas, Hedi Tuzanzi mengatakan, pencarian difokuskan dengan cara penyisiran dari lokasi sekitar 2 Km ke arah utara.

“Sampai saat ini, korban belum ditemukan. Kami terus melakukan pencarian,” ujar Hedi.

Humas Basarnas Kota Palembang, Dayu Willy menerangkan, dalam melakukan pencarian, pihaknya juga turut dibantu keluarga korban dan masyarakat sekitar sebanyak 20 orang.

“Kini kita masih melakukan upaya pencarian,” ungkapnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Giling PG Djatiroto

Lumajang, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan mesin giling di Pabrik …