LRT, MotoGP, dan Asian Games

LRT (2)besar
FOTO-DOC/FERDINAND/KORANSN.

SAAT ini Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menjadi pusat perhatian. Tak henti inovasi dan gebrakan dilakukan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Kini menjelang menjadi tuan rumah Asian 2018 dan Motor GP, Sumsel makin berbenah. Semua sisi wajah Kota Palembang terus dibenahi.

Bila kita amati, saat ini saja kita bisa melihat percepatan pembangunan LRT, Jalan Tol Palembang-Inderalaya, dan banyak lagi. Bahkan di tahun 2016 ini segera dibangun Jembatan Musi IV. Semua sisi Kota Palembang dan Sumsel secara umum dikebut untuk menyambut Asian Games.

Kondisi sekarang, memang lalulintas yang macet di Kota Palembang dikeluhkan warga. Ini disebabkan badan jalan ditutup untuk pembangunan LRT. Tetapi ini semua untuk tujuan akhir yang baik, karena 2018 akan hadir transportasi moderen.

Tentu saja dengan hadirnya LRT nanti akan semakin pesat percepatan pembangunan di Ibukota Provinsi Sumsel ini. Karena LRT akan menjadi daya tarik dan magnet tersendiri bagi investor.Untuk memaksimalkan ini harus dipersiapkan perencanaan yang matang, mulai dari perencanaan kota yang mendukung dan terpakainya LRT secara maksimal. Sampai bagaimana menjadikan LRT sebagai transportasi massal yang berdayaguna.

Baca Juga :   Mengapa Suara Rakyat Diabaikan di Eksplorasi Batubara Lahat?

Sinergi antar lini diperlukan untuk semua itu. Karena setelah Asian Games 2018, LRT akan mejadi transportasi andalan bagi warga Kota Palembang. Misalnya bagaimana dengan jadwal atau waktu dari LRT. Tentu transportasi ini tak hanya beroperasi pada pagi dan sore hari. Pada saat jam antara pagi dan sore, LRT harus tetap ramai dengan penumpang.

Jadikan Jakabaring sebagai pusat banyak kegiatan, itu salahsatu jawaban dari pertanyaan ini. Bukan hanya kegiatan lokal, pengambil keputusan harus memutar otak bagaimana Jakabaring hidup dengan beraneka acara. Bila perlu promosikan dengan daerah-daerah sekitar Palembang, bahkan dengan provinsi tetangga, Jambi, Bengkulu, dan Lampung.

Baca Juga :   Kerja Keras, Menatap Perubahan dengan Semangat Setelah Lebaran

Promosi jenis ini banyak dilakukan Negara Singapura dan Malaysia, dimana dua negara ini mengajak warga Indonesia untuk berkunjung ke pusat ibukota negara mereka. Dengan banyaknya fasilitas kota kelas internasional, Asian Games, dan kekayaan Palembang dan Sumsel secara umum, tinggal selangkah lagi untuk melakukan semua itu. Banyak sekali negara-negara di dunia yang terkenal karena wisata kotanya. Kita tentu bisa mencontoh itu. (Agus Harizal Alwie Tjikmat)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

UU Cipta Kerja: Surga atau Fatamorgana?

Penulis: Nizwar Affandi (Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia) TANGGAL 5 Oktober kemarin UU Cipta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.