Luncukan Aplikasi SIAPP, Dishub Data 500 Jukir di Palembang

Dinas Perhubungan Kota Palembang saat rapat peluncuran Sistem Informasi Aplikasi Perparkiran Palembang (SIAPP). (Foto-Diskominfo Kota Palembang)

Palembang, KoranSN

Keresahan masyarakat Kota Palembang terkait maraknya juru parkir (Jukir) liar kini terjawab. Sebab Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang telah meluncurkan Sistem Informasi Aplikasi Perparkiran Palembang (SIAPP), yang kini dapat di download melalui Play Store.

Dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan kota Palembang, Agus Rizal, melalui aplikasi SIAPP tersebut masyarakat mampu mengetahui seluruh data setiap juru parkir yang ditempatkan dibeberapa titik yang telah ditentukan.

“Aplikasi SIAPP mampu mengetahui juru parkir resmi atau legal. Nanti juru parkir akan ada id card yang mengunakan Pure Kode. Kawan-kawan nanti bisa mendownload aplikasi itu, nanti ada id card yang bisa di scan dan sudah terdaftar di kita,” kata Agus, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga :   Waspada! Sumsel Mulai Dilanda Kabut Asap

Ia juga menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap 500 juru parkir di Kota Palembang untuk didaftarkan di dalam aplikasi SIAPP tersebut.

“Kemarin sudah sekitar 500 juru parkir yang terdata oleh kita. Dan sudah kita keluarkan surat tugas dengan sistem aplikasi SIAPP ini,” ujarnya.

Untuk mencegah masih adanya juru parkir liar, Dishub Kota Palembang juga akan melakukan evaluasi serta monitoring di lapangan.

“Bagi yang tidak terdaftar nanti kita akan lakukan kerjasama dengan pihak Polresta, dan akan kita lakukan penindakan dan sebagainya. Intinya, di sini kita memastikan, bahwa setiap titik parkir itu terdata oleh kita,” tuturnya.

Masih dikatakannya, pihaknya juga akan melakukan pembinaan kepada juru parkir yang masih kedapatan melakukan kegiatan nakal yang membuat keresahan terhadap masyarakat, khususnya bagi masyarakat pengendara roda dua dan empat.

Baca Juga :   Lama Tersumbat, Herman Deru-Firli Bahuri Selesaikan Persoalan Aset Golf Kenten Pertamina

“Akan kita lakukan pembinaan terhadapat Jukir yang masih nakal dan meresahkan. Silahkan lapor ke kita dimana titiknya, nanti akan kita lakukan pembinaan, kalau memang tidak bisa dibina maka nanti tidak akan kita keluarkan lagi surat penugasannya,” tungkasnya. (pit)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Dialog KPPI Sumsel: Perceraian Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

Palembang, KoranSN DPD Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Provinsi Sumsel menggelar dialog interaktif dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.