Home / Pendidikan dan Teknologi / Mahasiswa UMM Temukan Gel Anti-Aging dari Kulit Semangka

Mahasiswa UMM Temukan Gel Anti-Aging dari Kulit Semangka

Sukseskan MXGP Indonesia di Palembang, Indonesia

Syukuran Hari Jadi Kota Palembang ke 1336 Tahun

Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Mahasiswa program studi Farmasi UMM melakukan penelitian gel antiaging dari kulit semangka (humas UMM). (Foto-Antaranews)

Malang, KoranSN

Tiga mahasiswa program studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menemukan formula gel anti-aging dan anti-kusam dengan bahan dasar kulit semangka (Citrullus lanatus).

Ketiga mahasiswa penemu gel tersebut adalah Ardhea Fajarina Nugraheni bersama Vika Amelia Safitri dan Kiki Vergianti Ayuningtyas. “Selama proses penelitian itu kami didampingi dosen pembimbing Siti Rofida,” kata koordinator kelompok Ardhea Fajarina Nugraheni di Malang, Jawa Timur, Senin (3/6/2019).

Seiring bertambahnya usia, katanya, kulit akan ikut menua.

“Salah satu solusi yang mungkin dilakukan yakni dengan melakukan tindakan pencegahan maupun memperlambat proses aging yang kadang-kadang membuat orang khawatir,” ujar Ardhea Fajarina Nugraheni.

Menurut Ardhea, salah satu cara dalam melakukan tindakan antiaging adalah dengan menggunakan kosmetik dari bahan tanaman yang banyak mengandung senyawa likopen dan antosianin yang berfungsi peremajaan terhadap kulit.

Baca Juga :   Tingkatkan Produktivitas Kompetensi, Dosen STIKes MP Ikuti Workshop

Selain terdapat senyawa likopen, lanjutnya, penggunaan kulit semangka dinilai mampu menutup pori-pori yang terbuka pada wajah dan menangkap radikal bebas yang disebabkan paparan sinar matahari dan polusi.

“Kedua manfaat itu merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya penuaan dini,” katanya.

Biasanya, kata Ardhea, semangka hanya dimanfaatkan dagingnya saja, sementara bagian kulitnya dibuang.

“Oleh karena itu kami memanfaatkan limbah kulit semangka tersebut sebagai bahan aktif kosmetika yang dapat mengatasi limbah dan meningkatkan nilai jual,” ucapnya.

Sementara itu, dosen pendamping ketiga mahasiswa tersebut, Siti Rofida mengatakan, penelitian ketiga mahasiswa program studi Farmasi ini dilakukan dalam jangka waktu lima bulan dengan tahapan, yaitu persiapan bahan uji ekstrasi kulit buah, pembuatan gel antikusam, pengujian mutu fisik dan pengujian aktivitas antioksidan gel.

Baca Juga :   Siswa SMABA Juara 3 Lomba Panjat Tebing

“Kami berharap setalah adanya penelitian ini hasilnya dapat dipublikasikan dalam seminar nasional dan memiliki potensi untuk didaftrarkan hak paten. Selain itu, juga dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk membuat penelitian lainnya,” tuturnya.

Ia mengemukakan, penuaan atau aging menjadi proses menakutkan dan dihindari sebagian orang, apalagi bagi kaum perempuan. Kondisi inilah yang melatarbelakangi ketiga mahasiswa UMM itu menciptakan formula berupa gel anti kusam dari kulit semangka.

Penelitian gel antiaging yang didaftarkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa – Penelitian (PKM-P) tersebut lolos pendanaan dari Ristekdikti sebesar Rp12.500.000.

“Kedepan kami ingin mengembangkannya lebih maksimal dengan berbagai penyempurnaan, sehingga bermanfaat bagi kaum perempuan untuk membantu mencegah penuaan dini dengan kosmetik berbahan alami (kulit semangka),” kata Siti Rofida. (Antara/ded)

Iklan Warung Seblak Dadaan Sunda di Citimall Lahat

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Pemerhati: Pemda Antisipasi Daerah ‘Blank Spot’ Zonasi PPDB

Jakarta, KoranSN Pemerhati pendidikan dari Universitas Multimedia Nusantara Doni Koesoema A mengingatkan pemerintah daerah untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.