Malam Tahun Baru, Jembatan Ampera Ditutup 3 Jam

Kombes Pol Wahyu Bintono. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoraSN

Dimalam pergantian tahun baru 2018 nanti, Jembatan Ampera akan ditutup selama 3 jam sejak pukul 22.00 WIB hingga 01.00 WIB.

“Titik lokasi penutupan Ampera nanti akan kita tutup dari dari arah Jalan Sudirman, arah Jakabaring arah Kertapati dan arah Plaju yang hendak menuju Ampera,” terang Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono.

Tak hanya akan dilakukan penutupan di kawasan tersebut. Nantinya, para pengendara yang ingin melalui jalur dikawasan Jenderal Sudirman akan sangat selektif. Polisi akan mengarahkan para pengendara tersebut untuk melintas melalui Jalan Kol Atmo.

“Hal ini kita lakukan, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan saat perayaan malam tahun baru nanti,” ungkapnya.

Baca Juga :   Palembang Juara Umum Porprov Sumsel XI

Untuk pengamanan pada hiporia perayaan malam pergantian tahun, setidaknya ada sebanyak 2293 personil disiapkan guna melakukan pengamanan.

Para anggota kepolisian ini, nantinya akan disebar di pusat-pusat keramaian yang ada di Kota Palembang.‎

“Personil akan disebar di pos-pos, keramaian, dan jalan. Pengamanannya kita lakukan secara terbuka dan tertutup. Baik yang menggunakan pakaian dinas maupun baju preman ya. Kita juga menyiapkan tim pengamanan khusus di kawasan Sudirman dan Jembatan Ampera,” ujar Kapolresta.

Dalam mengantisipasi kemacetan akibat banyak kendaraan yang biasanya parkir sembarangan, Polresta Palembang telah menyiapkan 12 titik parkir, yakni dikawasan Masjid Agung, Bawah Jambatan Ampera, UKB, Bina Sriwijaya, Kampung Kapitan, Museum SMB II, dan beberapa kawasan lainnya.

Baca Juga :   180 Peserta Ramaikan digiGolf BSB

“Kita akan apel dan persiapan mulai pukul 16.00 WIB Minggu (31/12/2017) nanti,” akunya.

Disinggung mengenai petasan dan kembang api yang biasanya menjadi hiburan masyarakat. Wahyu mengaku, masih mentolerir pembakaran kembang api. Namun, Wahyu melarang dengan tegas bagi siapapun yang menyalakan petasan yang bisa membahayakan masyarakat lainnya.

“Beda ya petasan dan kembang api. Kembang api masih kita tolerir namun dengan batasan-batasan tertentu,” tutupnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KIP Sumsel Apresiasi Ketransparansian Informasi Pemkot Palembang

Palembang, KoranSN Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sumsel menyampaikan apresiasinya terkait ketransparansian Informasi yang disampaikan …