Maling Tembaga di GOR Jakabaring, Oknum Pelajar Terancam Putus Sekolah

Barang bukti tembaga hasil curian kedua tersangka saat ditunjukan aparat kepolisian Polsek SU I. (Foto-Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Dua anak dibawah umur yang satu diataranya berstatus pelajar, Selasa (13/3/2018) dibekuk aparat Sat Reskrim Polsek SU I lantaran nekat melalukan aksi pencurian tembaga di komplek olahraga GOR Jakabaring Sport City Palembang.

Kedua tersangka bocah ingusan yang tinggal di Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring, tepatnya didepan Bank Sumsel Babel (BSB) Palembang yakni; ‘MA’ (16), oknum pelajar SMA dan ‘A’ (17), anak putus sekolah.

Menurut tersangka ‘MA’ saat diamankan di Polsek SU I, dirinya nekat mencuri tembaga lantaran tergiur uang yang di dapat jika berhasil mencuri.

“Tembaga yang kami berdua paling sebanyak hampir satu karung. Rencananya tembaga itu akan kami jual ketukang loak, namun pas kami mau jual, kami sudah di bekuk polisi. Sumpak Pak! aku baru satu kali inilah maling, itupun di ajak oleh kawan aku ‘A’,” kata pemuda yang di pastikan putus sekolah atas aksi malingnya tersebut.

Baca Juga :   Berkas Perkara 4 Tersangka Kasus OTT Disdik Sumsel Masih Diperiksa Jaksa

Diakuinya, tembaga itu merupakan sisa kabel kabel listrik yang digunakan untuk penerangan jalan di depan Lippo Plaza Jakabaring Palembang. “Saya menyesal, kalu seperti ini jadinya saya tidak mau mengikuti ajakan ‘A’ untuk maling tembaga itu. Rencananya jika tembaga itu berhasil dijual, sebagian uangnya saya kasihkan ke orang tua dan sisanya buat jajan saya,” akunya lagi.

Sementara Kapolsek SU I, Kompol Mayestika melalui Ipda Alkap mengatakan, kedua tersangka ditangkap dirumah mereka masing-masing.

“Keduanya kita tangkap setelah adanya laporan dari masyarakat jika diwilayah GOR Jakabaring kerap terjadinya kemalingan. Bermodal informasi tersebut tim kita langsung melakukan penyelidikan hingga menemukan titik terang dan berhasil membekuk dua pemuda ini yang disinyalir sering melakukan pencurian,” katanya.

Baca Juga :   Bandit Pecah Kaca Satroni Kawasan Perumnas

Atas perbutannya, kedua tersangka terpaksa meringkuk dibalik jeruji besi lantaran terjerat Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian. “Benar satu dari tersangka masih berstatus pelajar,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Dalami Pembelian “Wine” Oleh Edhy Prabowo dari Suap Ekspor Benur

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi saksi karyawan swasta Ery Cahyaningrum soal pembelian minuman …