Jumat , Desember 14 2018
Home / Headline / Manager Sub Kontraktor Proyek LRT Palembang Tewas

Manager Sub Kontraktor Proyek LRT Palembang Tewas

Jenazah Hanafi saat berada di ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Warga Negara Asing (WNA) dari Negara Malaysia, Hanafi (53) Selasa malam (6/3/2018) sekitar pukul 20.00 WIB tewas saat bermain Bulu Tangkis di Lapangan Bulu Tangkis yang berada di Jalan Dr M Isa Kecamatan IT II Palembang.

Korban yang merupakan Manager Warehouse PT LIN, perusahaan Sub Kontraktor PT Waskita Karya pada proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang ini, meninggal dunia diduga karena serangan jantung.

Sebelumnya jenazah korban dibawa ke RSMH Palembang, kemudian Rabu siang (7/3/2018) Jenazah korban barulah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebihlanjut.

Marimuthu (53), rekan korban sesama WNA asal Malaysia yang menjabat sebagai Manager Konstruksi di PT LIN, perusahaan Sub Kontraktor PT Waskita Karya pada proyek LRT Palembang mengatakan, sebelum tewas Hanafi sempat bermain Bulu Tangkis bersama dengannya serta rekannya yang lain.

Baca Juga :   Diduga Rebutan ‘Jagoan’ Parkir, Jukir Tewas Bersimbah Darah

Namun baru sekitar 5 menit main Bulu Tangkis, Hanafi terjatuh di lapangan hingga tak sadarkan diri.

Jenazah Hanafi saat tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Kemudian kami langsung membawanya ke rumah sakit, namun nyawa Hanafi tidak tertolong dan meninggal dunia. Diduga Hanafi kena serangan jantung dan kelelahan karena bekerja,” ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Diungkapkannya, jika dirinya telah memberi kabar duka tewasnya Hanafi kepada keluarga yang berada di Malaysia.

“Di Malaysia Hanafi ini memiliki 7 orang anak, dan di Palembang ini dia baru bekerja selama 5 bulan sebagai Manager Warehouse di  PT LIN yang merupakan perusahaan Sub Kontraktor PT Waskita Karya pada proyek LRT. Sedangkan untuk jenazahnya akan kami bawa ke Malaysia setelah tim dokter selesai melakukan pemeriksaan,” tandasnya.

Kepala SPKT Polresta Palembang, Iptu Heri mengungkapkan, dari pemeriksaan di tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Baca Juga :   Memotret Tetangga Mandi, Riduan (40 Tahun) Diserahkan ke Polisi
Marimuthu rekan korban Hanafi.

“Tidak ada tanda kekerasan, dugaan korban meninggal dunia karena sakit. Namun untuk memastikan penyebab tewasnya korban kami masih menuggu hasil visum yang dilakukan oleh tim dokter forensik RSMH Palembang,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Proyek LRT Palembang dari PT Waskita Karya, Mashudi saat dikonfirmasi mengatakan, Hanafi merupakan WNA asal Negara Malaysia dan korban memang benar bekerja di perusahaan sub kontraktor proyek LRT di Palembang.

“Tapi yang bersangkutan meninggal dunia bukan saat berada di wilayah pekerjaan pembangunan LRT atau sedang bekerja. Namun, saat main Bulu Tangkius. Korban meninggal dunia diduga karena sakit jantung. Tentunya dengan adanya kejadian ini, kami dari PT Waskita Karya akan mengurus semuanya, termasuk berkoordinas dengan pihak kedutaan Negara Malaysia untuk menyerahkan jenazah Hanafi kepada pihak keluarga,” pungkasnya. (ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Kuliah Nyambil Kerja di Palembang, Sindi Tewas Diduga Overdosis di Cafe

Palembang, KoranSN Sindi Sandora (19), mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Palembang, ...

error: Content is protected !!