Home / Lacak / Mandor Kebun Sawit Tewas dengan Luka Bacok dan Tangan Nyaris Putus

Mandor Kebun Sawit Tewas dengan Luka Bacok dan Tangan Nyaris Putus

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono saat meninjau lokasi kejadian. (foto-Polsek Sukarami)

Palembang, KoranSN

Bambang Prayogo (40), mandor (pengawas) perkebunan sawit, Rabu (28/3/2018) tewas dengan luka bacok di tubuhnya dan tangan kiri nyaris putus usai dirampok di kediamannya di Jalan Mataram II Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Palembang.

Sementara untuk pelaku yang diduga berjumlah satu orang berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban usai melancarkan aksi perampokan tersebut.

Ruslan alias Nanang (49) teman kerja dan juga tetangga korban mengatakan, dirinya dan korban bekerja di salah satu perkebunan sawit yang berada di kawasan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Palembang.

“Sejak tahun 2006 lalu saya dan korban berteman dan kerja bersama di kebun sawit itu. Saat ini korban merupakan mandor di kebun, memang selama ini korban tinggal seorang diri di rumahnya. Sebab isteri dan tiga anaknya tinggal Purwodadi Jawo Tengah,” katanya.

Diungkapkannya, saat kejadian dirinya mendengar suara teriakan korban dari rumahnya. Kemudian ia dan warga lainnya langsung mendatangi rumah korban.

Baca Juga :   Kejati Terus Usut Lahan Negara yang Hilang di Lahat

“Rumah saya dan korban berdekatan. Ketika itu saya mendengar korban teriak minta tolong hingga saya dan warga keluar rumah untuk melihat korban. Akan tetapi, saat hendak menuju rumah korban, saya melihat pelaku mengendarai sepeda motor milik korban dengan kencang meninggalkan lokasi kejadian. Jadi pelaku itu sudah merampok motor milik korban,” jelasnya.

Lanjutnya, usai pelaku kabur kemudian ia dan warga lainnya masuk ke dalam rumah korban. Ketika itulah korban terlihat tergeletak bersimbah darah di lantai.

“Di tubuh dan kepala korban penuh dengan luka bacokan senjata tajam, bahkan tangan kiri korban nyaris putus. Namun saat itu korban belum meninggal dunia hingga kami membawanya ke rumah sakit, akan tetapi ketika di perjalanan korban meninggal dunia,” tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Sukarami, Kompol Rivanda membenarkan adanya kejadian tersebut. Usai mendapati laporan dari warga pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP.

Baca Juga :   Plafon di Lantai Satu Palembang Icon Ambruk

“Hasil dari pemeriksaan jenazah, diketahui korban menderita luka bacokan senjata tajam diantaranya; tangan kiri korban hampir putus, luka robek pada bagian mulut, luka robek bagian kening dan luka robek pada bagian leher. Sementara pelaku berhasil membawa sepeda motor milik korban. Kini kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya,” tegas Kapolsek.

Sementara Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Kompol Dr Mansuri SpKF mengatakan, berdasarkan hasil visum terhadap jenazah korban maka ia menilai korban meninggal dunia karena menjadi korban pembunuhan.

“Kami tidak dapat memberikan informasi secara detail kerana hasil visum hanya untuk diserahkan kepada penyidik. Akan tetapi dari luka yang ada di tubuh korban, kami menilai korban meninggal dunia karena dibunuh. Dengan telah dilakukan visum terhadap jenazah korban maka langkah kami selanjutnya yakni berkoordinasi dengan penyidik untuk menyerahkan jenazah korban ke pihak keluaraga di Purwodadi Jawo Tengah,” tutupnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Oknum PNS di Musirawas Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Lahan

Musirawas, KoranSN Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Musirawas, Sirtani (54) ditetapkan sebagai …