Maraknya Pasar Tumbuh, Palembang Masih Butuh 20 Pasar

pasar

Palembang, SN
Maraknya pasar tumbuh di Kota Palembang, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Palembang Jaya menilai hal tersebut terjadi karena masih kurangnya pasar di Kota Palembang untuk mengcover setiap kebutuhan masyarakat.

“Palembang saat ini membutuhkan sekitar 20 pasar lagi untuk untuk mencover kebutuhan masyarakat tersebut,” kata Direktur PD Pasar Palembang Jaya, Apriadi S Busri, kemarin.

Dijelaskannya, saat ini pasar yang ada di Kota Palembang yaitu 39 pasar baik milik pemerintah maupun milik swasta, dan rata-rata pasar tersebut sudah berdiri puluhan tahun, sehingga tidak mampu mengcover kebutuhan masyarakat. Karena itu pihaknya akan mengajukan kepada Menteri Perdagangan untuk penambahan pasar baru.

“Jika melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Palembang tidak memungkinkan untuk membangun sebuah pasar, karena itu harus diajukan ke pemerintah pusat,” terangnya.

Baca Juga :   Lantik Ketua PMI PALI, Feby Deru Minta PMI Aktif Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Dirinya menambahkan, saat ini dirinya menilai Pasar Kamboja dan juga Pasar Kebon Semai di Sekip sudah layak untuk direvitalisasi. “Kedua Pasar ini sudah layak untuk direvitalisasi karena sudah berdiri puluhan tahun. Kami akan ajukan kepada Kementrian untuk revitalisasi pasar ini,” jelasnya.

Revitalisasi pasar ini, sambung Apriadi, akan menelan dana yang cukup besar, selain itu nantinya untuk pengelolaan pasar sendiri sebaiknya dilakukan pihak swasta sehingga operasional pasar tersebut semakin baik. “Pemerintah tak dapat sepenuhnya mengelolah seluruh pasar yang ada mengingat Sumber Daya Manusia (SDM) kurang, karena itu diserahkan kepada swasta dengan perjanjian nantinya,” terangnya.

Baca Juga :   Panitia Alex Noerdin Cup Kembali Bagikan Ribuan Sertifikat Ditandatangani Ronaldinho

Ia melanjutkan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan sejumlah proposal dengan acuan secara lisan akan dibicarakan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dengan kedatangan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel ke Palembang pada 15 Juni mendatang.

“Semua pasar nantinya akan kami ajukan, jadi biar pihak Kementrian Perdagangan yang memilihnya yang benar dianggap menjadi prioritas revitalisasi,” tandasnya. (wik)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Dialog KPPI Sumsel: Perceraian Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

Palembang, KoranSN DPD Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Provinsi Sumsel menggelar dialog interaktif dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.