Home / Gema Sriwijaya / Masih Ada Perusahaan Batubara di Lahat Belum Kantongi Izin Pengelolaan Limbah

Masih Ada Perusahaan Batubara di Lahat Belum Kantongi Izin Pengelolaan Limbah


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Kasi Limbah B3 DLH Kabupaten Lahat, Eddy Suroso ST Msi. (foto-robby/koransn.com)

Lahat, KoranSN

Dari maraknya eksplorasi perusahaan tambang batubara di Kabupaten Lahat ternyata masih ada perusahaan yang belum mengantongi izin pengelolaan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun), termasuk untuk penyimpanan limbah B3. Demikian diutarakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat, Misri melalui Kasi Limbah B3, Eddy Suroso ST MSi, Selasa (9/10/2018).

“Masih ada beberapa perusahaan tambang batubara di Kota Lahat yang belum mempunyai izin pengelolaan limbah B3 untuk penyimpanan limbah B3,” katanya.

Eddy juga melanjutkan, terkait hal tersebut maka pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan yang belum mempunyi izin tersebut.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pengawasan dan pemberitahuan kepada perusahaan yang masih membandel.

Baca Juga :   Komisi III DPRD OKI Panggil PT Srimp & Waskita

“Data yang ada di DLH ada 15 tambang batubara yang sudah memiliki izin resmi untuk pengelolaan limbah B3 dan untuk penyimpanan limbah B3 tersebut,” paparnya.

Lebih jauh dia mengatakan, sedangkan dari hasil pengawasan pihak DLH di lapangan mengenai pengelolaan limbah B3 diketahui jika hanya ada 10 perusahaan yang telah melakukan pengelolaan dan penyimpanan limbah B3 dengan benar. Sementara untuk perusahaan lainnya masih diberikan himbauan dan pengawasan.

Menurut Eddy, limbah B3 yang dihasilkan oleh tambang batubara banyak mengandung zat yang tidak baik, bahkan beracun. Sehingga dalam pengelolaanya harus sesuai dengan tahapan yang benar.

“Racun yang terkandung dalam limbah B3 sangat tidak baik untuk kesehatan dan kelangsungan lingkungan, bila limbah B3 bereaksi dengan air dan masuk ke aliran sungai, bisa membuat ekosistem kehidupan rusak dan membunuh mahluk hidup yang ada sungai,” jelasnya.

Baca Juga :   Corat Coret dan Konvoi Keliling Masih Hiasi Kelulusan Siswa di Empat Lawang

Lebih jauh diungkapkan Eddy, selain itu bila limbah B3 batubara sudah mencemari sungai dan dikonsumsi oleh manusia maka akan menimbulkan dampak negatif dari kesehatan serta bisa menimbulkan penyakit kulit bahkan kanker.

Akan tetapi, sambung Eddy, pihaknya akan selalu melakukan pengawasan dan himbauan kepada perusahaan yang masih belum mempunyai izin pengelolaan limbah B3.

“Dengan demikian kedepanya setiap perusahaan akan tertib dalam pengelolaan limbah B3, dan tentunya ini tugas kami dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat,” tandasnya. (rob)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Enam Cabor Tradisional Bakal Meriahkan Peda KTNA XIII di Muba

Sekayu, KoranSN Pelaksanaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatera Selatan …