Masjid Agung Magelang Tunjang KSPN Borobudur

Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur, kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. (foto-antaranews)

Semarang, KoranSN

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono mengatakan bahwa keberadaan Masjid Agung yang segera dibangun di Kabupaten Magelang untuk menunjang Program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Masjid Agung untuk menunjang salah satunya kawasan super prioritas Borobudur dan kita melihat itu sebagai ‘scope’ yang memang satu kesatuan,” katanya di Semarang, Selasa.

Ia mengungkapkan saat ini Pemprov Jateng dan Pemkab Magelang sedang mematangkan rencana pembangunan Masjid Agung yang letaknya tidak jauh dari Candi Borobudur.

“Rencana tersebut saat ini tengah dimatangkan. Saat ini teknis dari rencana tersebut sedang disiapkan, kemudian direncanakan tahun depan mulai dilakukan pembangunan fisiknya,” ujarnya.

Baca Juga :   London, Kota Wisata yang Tak Pernah Mati

Ia menjelaskan bahwa tujuan pembangunan Masjid Agung di Magelang itu untuk memberikan wadah untuk tempat ibadah sekaligus jadi pusat kajian atau Islamic Center.

“Islamic Center itu adalah gagasan yang muncul dari para ulama Magelang, yang melihat bahwa belum ada tempat yang memadai untuk kegiatan ibadah dan pusat kajian Islam,” katanya.

Selain juga jadi tempat peribadatan seperti salat, pengajian tafsir, dan lainnya, juga jadi pusat nonperibadatan seperti wisuda, musda, pernikahan, seminar, pameran, wisata, dan UMKM.

Termasuk juga, kata dia, tujuan pembangunan juga untuk mendorong wisata halal, serta wisata religi.

Menurut Hanung, rencana pembangunan Masjid Agung di Magelang juga tidak lepas pula dari visi menuju Jawa Tengah yang sejahtera dan berdikari dengan misi membangun masyakarakat Jateng yang religius, toleran, dan guyub, untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :   Gubernur Babel Resmikan Taman Wisata Aek Biru Panca

Rencananya, Masjid Agung di Magelang juga sebagai konektivitas Candi Borobudur, Gereja Ayam, Punthuk Setumbu, dan Candi Mendut dengan luas lahannya mencapai 5 hektare.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo meminta pengembangan KSPN Candi Borobudur dan pembangunan lainnya di Jawa Tengah mengacu pada peta kegempaan, mengingat provinsi setempat dilintasi sejumlah patahan aktif. (antara/ima)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Puncak Diserbu Wisatawan, Polisi Tak Berlakukan “One Way”

Cisarua Bogor, KoranSN Polres Bogor tidak memberlakukan sistem satu arah atau one way di Jalur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.