Master Plan dan DED Sirkuit MotoGP Selesai Desember

Alex Noerdin.
Alex Noerdin.

Palembang, KoranSN

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, memastikan master plan dan detail engineering design (DED) atau proyek perencanaan fisik pembangunan sirkuit MotoGP di Jakabaring, akan selesai Desember mendatang. Setelah itu, sirkuit MotoGP akan langsung ditender.

Dikatakan Alex, untuk tender pembangunan sirkuit MotoGP akan dilakukan terbuka, perusahaan luar dan dalam negeri dipersilahkan mengikuti tender tersebut. Nantinya, pemenangan tender akan bekerjasama dengan BUMD pengelola Jakabaring Sport City (JSC).

“Kita adu (perusahaan) dalam maupun luar negeri, mana yang paling menguntungkan buat kita. Kita sendiri maju dengan BUMD pengelola Jakabaring yang sudah terbentuk, jadi kita kerjasamakan dengan pihak pemenang tender, jadi masih punya kita itu (sirkuit MotoGP, red),” ungkap Alex, ditemui usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sumsel, Kamis (10/11/2016).

Baca Juga :   Rawan Korupsi, KPK 'Ngantor' di Papua Barat

Menurut Alex, draft desain sirkuit MotoGP sudah mendapat persetujuan dari Dorna, selaku ofisial MotoGP. Persetujuan ini tidak terlepas dari konsultan kelas dunia yang digunakan oleh Sumsel.

“Draft desain sudah, karena konsultan kita ini yang membangun 18 dari 21 sirkuit formula one dan 16 dari 19 sirkuit MotoGP di dunia,” katanya.

Lebih jauh dikatakan Alex, keberadaan sirkuit MotoGP di Sumsel akan berdampak besar terhadap daerah maupun Indonesia. “Nantinya, di sirkuit MotoGP itu setiap tiga bulan ada kejuaraan otomotif tingkat dunia yang diselenggarakan terus menerus, jadi pemanfaatanya itu luar biasa, jangka panjang,” ujarnya.

Seperti diketahui, rencana penyelenggaraan dan pembuatan sirkuit MotoGP membutuhkan total dana 36 Euro atau sekitar Rp 600 miliar.

Nantinya sirkuit tersebut ada 14 tikungan, ada track lurus sepanjang 750 meter, bisa memacu kecepatan hingga 303 kilometer per jamnya dengan rata-rata kecepatan seluruh track yang ada 171 kilometer per jam.

Baca Juga :   DPRD Sumsel Lanjutkan Pembahasan 7 Raperda Usulan Pemprov

Proses pembangunannya, diperkirakan memakan waktu hingga 17 bulan, lebih lama dibandingkan rencana sebelumnya 14 bulan.
“Waktu pembangunan tersebut sudah termasuk ada gedung, tribun penonton, dan fasilitas lainnya. Dan ini berdasarkan desain dari konsultan asal Jerman, Herman Tilker,” jelas Alex Noerdin. (awj/wik)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Herman Deru Percepat Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya

Palembang, KoranSN Setelah sekian lama mangkrak lantaran adanya sejumlah kendala, pembangunan Masjid Raya Sriwijaya yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.