Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Gema Sriwijaya / Masyarakat Kecewa, Dua Hari Temui Bupati Tetap Gagal

Masyarakat Kecewa, Dua Hari Temui Bupati Tetap Gagal

Puluhan masyarakat Desa Bina Karya saat mendatangi kantor Pemkab Muratara.(foto-sunardi/koransn)

Muratara, KoranSN

Puluhan masyarakat Desa Bina Karya SP 5, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menelan kekecewaan. Pasalnya, setelah dua hari mau bertemu Bupati Muratara untuk menyelesaikan sengketa lahan perkebunan kelapa sawit antara warga Desa Bina Karya dengan PT Lonsum, namun tetap gagal.

Kekecewaan tersebut tampak dari wajah mereka, karena sejak kemarin hingga Selasa (19/11/2019) orang yang ingin mereka temui sedang tidak berada di tempat.

Seperti yang di ungkapkan salah satu warga Desa Bina Karya sp 5, Kecamatan Karang Dapo, Makmun. Ia mengaku sangat kecewa terhadap petinggi-petinggi di Kantor Bupati Kabupaten Muratara, sebab sudah dua hari ini mereka mendatangi Kantor bupati tapi tidak satupun yang bisa mereka ditemui.

“Sudah dua hari ini kami bolak balik ke kabupaten, dengan harapan adanya jalan penyelesaian tapi nyatanya nol besar. Kita kesini bukan tidak mengeluarkan biaya selama dua hari ini, kita punya keluarga yang harus di napkahi. Dengan kejadian seperti ini kami merasa di rugikan, seharusnya Bupati Muratara bisa menengahi permasalahan ini,” katanya.

Baca Juga :   Gelar Patroli Pasar Berikan Rasa Aman

Menurutnya, sebagai Pemerintah, mereka harus temui masyarakat, tanya apa masalanya begitu contoh seorang pemimpin yang bijak. Jangan seperti ini, masyarakat luntang Lantung mengharapkan penyelesaian ini malah harus dikecewakan.

“Harapan kami kepada pak Bupati yang terhormat, agar segera selesaikan permasalahan sengketa plasma 240 hektar tersebut yang kini masih dikuasai pihak PT Lonsum supaya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” harapnya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Bina Karya SP 5, Dumiyati mengatakan selaku Kades dirinya merasa kecewa dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Muratara, sebab sudah dua hari mereka datang ke sini (Pemkab) tapi harus menelan kepahitan.

“Kemarin sudah saya jelaskan bahwa Pak Bupati sudah memerintahkan kepada asisten 1 Setda Muratara untuk menyelesaikan perkara yang suda berpuluh-puluh tahun tidak ada kejelasan. Saya rasa masyarakat sudah cukup bersabar, karna sudah 24 tahun hak masyarakat Desa Bina Karya dikuasai oleh PT.Lonsum.tbk tanpa ada kejelasan sedangkan pajak PBB setiap tahunnya harus dibayar oleh desa,” katanya.

Baca Juga :   Cik Ujang Jalan Santai Bersama Warga Lahat

Sesuai dengan surat Bupati Muratara lanjut Kades, untuk mempertemukan pihak perusahaan dan pihak kuasa hukum masyarakat agar bisa mencari solusi terkait permasalahan plasma tersebut.

“Sudah hampir sebulan lebih pihak Kabupaten belum ada tanggapan yang pasti kepada masyarakat, maka dari kemarin sampai dengan hari ini masyarakat Desa Bina Karya datangi Kantor Bupati Muratara untuk mempertanyakan tentang penyelesaian plasma 240 hektar,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kades, rencananya Rabu (20/11/2019) masyarakat akan datang kembali ke sini sampai ada kejelasannya.

“Kami selaku Pemerintah desa sudah mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi-aksi yang di luar kendali kami, takutnya jika emosi dari masyarakat tidak terbendung lagi akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan,” pungkasnya. (snd)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati Banyuasin Bersama Forkopimda Tandatangani Komitmen Anti HOAX

Banyuasin, KoranSN Bupati Banyuasin H. Askolani bersama unsur Forkopimda menandatangani komitmen bersama anti hoax serta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.