Home / Seputar Polresta / Mayat di Bawah Jembatan Ampera Gemparkan Warga

Mayat di Bawah Jembatan Ampera Gemparkan Warga


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Pihak kepolisian saat mengevakuasi jenazah M Andul Salam. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Warga yang sedang melintas dan beraktivitas di bawah Jembatan Ampera Kelurahan 9-10 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Rabu pagi (6/2/2019) pukul 06.00 WIB digemparkan dengan penemuan mayat laki-laki yang tewas tergeletak.

Tak lama kemudian pihak kepolisian yang mendapatkan informasi penemuan mayat tersebut langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP, serta memeriksa-saksi-saksi. Hasilnya, diketahui jika identitas mayat tersebut yakni M Andul Salam (45), warga Jalan Tegal Binangun Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Plaju Palembang.

Setelah melakukan olah TKP lalu jenazah korban dievakuasi pihak kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :   Ngaku Polisi, Apriyadi Hadang Mobil di Bambang Utoyo IT II Lalu Todong Pengemudinya dengan Pisau

Kapolsek SU I Palembang, Kompol Mayestika Hidayat melalui Kanit Reskim Iptu Irwan Sidiq mengatakan, pihaknya mengetahui adanya penemuan jenazah korban tewas tergeletak di lokasi tersebut setelah mendapat laporan dari warga.

“Jadi, awalnya warga yang menemukan jenazah korban. Kemudian kami bersama tim identifikasi mendatangi lokasi. Setiba di lokasi, kami melakukan olah TKP lalu jenazah korban kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kanit, dari hasil pemeriksaan sementara pihaknya tidak menemukan bekas luka tanda kekerasan di tubuh korban.

“Jadi korban meninggal dunia diduga sakit. Sebab dari pemeriksaan saksi di sekitaran lokasi, sebelum ditemukan tewas korban sering mengeluh sakit. Tapi kita belum ketahui korban ini menderita sakit apa. Selain itu, dari keterangan para saksi, kesehariannya korban bekerja sebagai tukang bersih-bersih di bawah Jembatan Ampera, dan korban juga sering menjadi pemulung,” tandas Kanit.

Baca Juga :   Aksi Baku Tembak Sispam Kota Tak Terhindarkan (Foto Berita)

Sementara Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Kompol dr Mansuri mengungkapkan, pihaknya hanya melakukan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah korban.

“Karena pemeriksaan jenazah korban hanya visum luar maka kita tidak mengetahui penyakit apa yang diderita oleh korban. Sebab, penyakit tersebut bisa diketahui kalau dilakukan otopsi. Sedangkan untuk tanda-tanda kekerasan di tubuh korban tidak kami temukan, hanya saja di kaki korban ada luka lecet yang kemungkinan korban terjatuh sebelum meninggal dunia,” tutupnya. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Penyiram Cuka Para Dituntut Jaksa 5 Tahun Penjara

Palembang, KoranSN Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejati Sumsel, Rabu (14/4/2019) menuntut Medy Zakfitri (42), dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.