Senin , Februari 18 2019
Home / Lacak / Mayat Febrianto, Suami yang Diduga Membunuh Istri Ditemukan di Pulau Salah Nama

Mayat Febrianto, Suami yang Diduga Membunuh Istri Ditemukan di Pulau Salah Nama

Jenazah Febrianto saat dievakuasi ke RS Bhayangkara. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Seorang nelayan pencari udang di perairan Pulau Salah Nama Kabupaten Banyuasin, Selasa dini hari (12/2/2019) pukul 01.00 WIB menemukan jenazah Febrianto (39), yang merupakan diduga pelaku pembunuhan istrinya sendiri, yakni korban Linda Fitria (38).

Pastinya jenazah itu adalah Febrianto, karena dari dompet yang berada di saku celana pada jenazah tersebut ditemukan KTP atas nama Febrianto. Selain itu baju yang dikenakan juga sama persis dengan pakaian terakhir yang digunakan oleh Febrianto.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan, dari pemeriksaan secara fisik diketahui jika jenazah yang ditemukan tersebut identik atau sama persis dengan Febrianto. Bahkan dari pemeriksaan juga ditemukan KTP atas nama Febrianto.

“Walaupun secara fisik indentik, tapi secara medis kami masih berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendalaminya seperti melakukan tes DNA, sebab tubuh dan wajahnya sudah bengkak dan lebam,” katanya.

Diungkapkan Kapolresta, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi, memang sebelumnya Febrianto ini loncat dari Jembatan Ogan diduga usai menikam istrinya sendiri di kediaman mereka di kawasan IB II Palembang.

“Jadi memang dari keterangan beberapa saksi, Febrianto ini loncat dari jembatan, hingga dia tenggelam terseret arus Sungai Musi,” ujarnya.

Disingung tekait motif Febrianto diduga membunuh istrinya sendiri lalu nekad bunuh diri dengan loncat dari jembatan? Diungkapkan Kapolresta jika untuk motifnya saat ini masih dilakukan pendalaman.

“Tapi kalau dari keterangan saksi-saksi, Febrianto diduga menikam istrinya sendiri hingga tewas karena cekcok mulut. Tapi kami masih mendalaminya,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi yang dilakukan pihaknya, adapun motif Febrianto diduga menikam istrinya sendiri karena sakit hati dengan korban Linda Fitria. Dimana sakit hati itu muncul karena pasangan suami istri ini sering cekcok mulut, hingga diduga ada perkataan dari sang istri yang membuat sang suami tersakiti hatinya.

Baca Juga :   Polisi Bongkar Sindikat Illegal Tappin

“Jadi dugaan pembunuhan korban yang dilakukan oleh suaminya sendiri tersebut karena sakit hati. Sementara untuk jenazah yang ditemukan di Pulau Salah Nama, kuat dugaan jenazah Febrianto. Sebab di jenazah itu ditemukan KTP, selain itu keterangan saksi juga sama, yakni sebelumnya melihat Febrianto loncat dari Jembatan Ogan Kertapati,” tutupnya.

Sementara Kasat Polair Polresta Palembang, Kompol Cahyo Yudo Winarno mengungkapkan, jenazah Febrianto pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan udang, kemudian nelayan tersebut melaporkan ke warga yang tinggal di pinggiran sungai. Setelah itu, barulah warga melapor ke pihak kepolisian.

“Mendapati laporan penemuan jenazah itu, lalu kami mendatangi lokasi yakni di kawasan Pulau Salah Nama Banyuasin,” katanya.

Masih dikatakannya, jenazah tersebut dipastikan Febrianto yang diduga pelaku pembunuhan korban Linda Fitria. Sebab sebelumnya, Febrianto ditemukan tewas karena tenggelam usai loncat dari Jembatan Ogan Kertapati.

“Jadi jenazah tersebut dipastikan Febrianto. Karena dari pemeriksaan jenazah, ditemukan dua KTP di dompet yang berada di saku celana. Dimana dua KTP tersebut yakni; atas nama Febrianto dan Linda Fitria. Kini jenazah tersebut telah kami evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kasat.

Sedangkan Yanti (39), kakak perempuan Febrianto saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang mengungkapkan, Selasa pagi pihak keluarga mendapatkan kabar duka dari pihak kepolisian jika adiknya Febrianto ditemukan sudah meninggal dunia karena tenggelam.

“Setelah dapat kabar tersebut kami pun langsung datang ke rumah sakit ini. Sedangkan terkait kejadian yang membuat istri Febrianto meninggal dunia, dan adik saya Febrianto akhirnya juga ditemukan sudah meninggal dunia. Tentunya, kami tidak menduga hal ini akan terjadi. Sebab sudah 16 tahun mereka berumah tangga dan selama ini baik-baik saja. Jadi kami tidak menyangka sama sekali,” ujar Yanti.

Baca Juga :   Tidak Ada Tanda Kekerasan, Ibu dan Anak di Prabumulih Mati Lemas

Diberitakan sebelumnya, korban Linda Fitria, Minggu (10/2/2019) pukul 07.00 WIB ditemukan tewas bersibah darah di kediamannya di Jalan Sepakat Kelurahan Kemang Manis Kecamatan IB II Palembang. Korban diduga dibunuh oleh suaminya sendiri, Febrianto (38) menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Kemudian di waktu bersamaan, warga dan pihak keluarga menemukan sepeda motor milik Febrianto di atas Jembatan Ogan Kertapati. Dari itulah diduga usai membunuh korban, Febrianto diduga loncat dari atas jembatan tersebut.

“Pagi hari kami mengetahui adik saya ini sudah meninggal dunia, sementara sepeda motor suaminya ditemukan di atas Jembatan Ogan Kertapati. Kalau kata saksi tukang ojek yang sempat melihat Febrianto di atas jembatan tersebut, katanya dia (Febrianto) loncat ke sungai,” ungkap Lina (40), kakak perempuan korban Linda Fitria.

Terpisah, Kapolsek IB II Palembang, Kompol Agus Hairuddin saat itu mengatakan, usai mendapati informasi korban Linda Fitria ditemukan tewas kemudian pihaknya bersama Tim Identifikasi Polresta Palembang mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Setelah itu jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan visum.

“Hasil dari pemeriksaan, di tubuh korban Linda ditemukan luka tusukan dan goresan senjata tajam. Sementara untuk suami korban belum ditemukan keberadaannya, hanya sepeda motornya saja yang kami temukan di atas Jembatan Ogan Kertapati,” pungkas Kapolsek. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemasok Sabu di Prabumulih Dibekuk

Prabumulih, KoranSN Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih meringkus dua tersangka yang merupakan kurir sekaligus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.