Menangis Didalam Kresek, Bayi Perempuan Ditemukan di Area Kuburan

Bayi yang ditemukan oleh warga. (Foto-Rifat/Koransn)

Lubuklinggau, KoranSN

Sungguh tega perilaku ibu ini. Dirinya membuang bayi yang baru ia lahirkan ke sebuah lahan ditempat pemakaman warga keturunan Tionghoa atau lebih dikenal di Kota Lubuklinggau dengan sebutan Kuburan Cina.

Penemuan bayi tak berdosa yang membuat heboh sejumlah warga ini pertama kali ditemukan oleh Khairul warga setempat saat akan berolahraga, Rabu (3/1/2018) sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat ditemukan, bayi dengan tali pusar masih melekat ini dalam kondisi sangat memprihatinkan.

Menurut cerita Khairul, saat melintas dikawasan kuburan Cina tersebut, ia mendengar suara rintihan. Lalu mencari sumber suara dan akhirnya ditemukan kantong kresek warna hitam bergerak-gerak, sumber suara itu dari dalam kantong tersebut.

Namun, ia tidak berani membukanya lalu memanggil Bambang, petugas penjaga kuburan dan setelah dibuka ternyata isi kantong plastik itu adalah bayi berjenis kelamin perempuan dan masih hidup.

Atas temuan itu, mereka memberitahukan Ketua RT setempat dan Bhabinkantibmas Kelurahan Kali Serayu, Brigpol M Deden.

Baca Juga :   Listrik Naik, Ekonomi Warga PALI Terancam Terpuruk

“Bayi ini pertama kali ditemukan warga yaitu, pak Khairul saat olahraga pagi disekitar kuburan Cina. Karena tidak berani, pak Khairul memanggil pak Bambang dan langsung membuka kantong plastik yang membungkus bayi tersebut. Kemudian pak Bambang menghubungi Ketua RT dan RT langsung menghubungi saya,“ ujar Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Harison Manik melalui Bhabinkantibmas, Brigpol M.Deden.

Dijelaskan M Deden, kondisi bayi saat ditemukan dalam keadaan membiru dan kedinginan. Oleh warga bayi malang langsung dievakuasi dan dibawa ke Bidan Mudjida masih dalam wilayah Kelurahan Kali Serayu Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau ini.

Menurut Brigpol M.Deden dugaan sementara, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang.

Menurutnya, dari keterangan bidan yang merawat bayi tersebut, bahwa sang bayi bukanlah anak pertama karena tidak ada bekas trauma akibat proses melahirkan.

Baca Juga :   Sertijab Bupati Lahat Lancar

“Kalau karena faktor ekonomi, kemungkinannya bayi tersebut akan dibuang dirumah orang kaya bukan dibuang disemak semak. Kemudian kalau hasil hubungan gelap anak muda, diduga juga bukan, sebab sudah bukan anak pertama. Dari keterangan bidan, bayi tersebut bukan anak pertama, karena tidak ada bekas trauma lahir,” ujarnya.

Namun, apapun itu guna mengungkap kasus pembuangan bayi tersebut, petugas akan melakukan penyelidian lebih lanjut guna mengetahui siapa dan apa motib sehingga bayi ini dibuang.

“Kita akan melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku yang telah tegah membuang bayi tersebut. Kita minta warga jika ada informasi dapat menghubungi polisi,” tandasnya. (rif)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Forum Pengusaha Orgen Tunggal di Empat Lawang Berharap Larangan Manggung Dicabut

Empat Lawang, KoranSN Para pengusaha orgen tunggal (OT) di Kabupaten Empat Lawang yang mengatas namakan …