Rabu , Desember 12 2018
Home / Headline / Menantu dan Mertua Jadi Sindikat Pengedar Sabu

Menantu dan Mertua Jadi Sindikat Pengedar Sabu

Tersangka Firmansyah, Edi Bambang Kurniawan, Maduk dan Erni Kusrini saat diamankan di Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Direktorat Reserse Nakroba Polda Sumsel berhasil meringkus empat tersangka yang merupakan sindikat pengedar narkoba jaringan Negara Myanmar. Dari pengukapan kasus ini diamankan barang bukti 7,6 Kg sabu dan 500 butir ekstasi.

Adapun keempat tersangka yang ditangkap tersebut yakni; Firmansyah (31) dan Erni Kusrini (41), yang keduanya warga Desa Modong Kampung I Kecamatan Sungai Rotan Muara Enim. Menantu dan mertua ini merupakan bandar narkoba.

Sedangkan dua tersangka lainnya berperan sebagai kurir, mereka yakni; Maduk (31), warga Desa Modong Kampung I Kecamatan Sungai Rotan Muara Enim dan Edi Bambang Kurniawan (31), warga Dusun II Kelurahan Muara Teladan Sekayu Kabupaten Muba.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Senin (3/12/2018) mengatakan, pengungkapan kasus ini dari hasil penyelidikan petugas hingga awalnya ditangkap tersangka Firmansyah dan Maduk saat keduanya sedang berada di kawasan Jalan Alang-alang Lebar Palembang. Dari penangkapan kedua tersangka ini diamankan barang bukti sabu seberat 2 Kg sabu dan 500 butir ekstasi.

“Dari keterangan tersangka Firmansyah saat ditangkap diketahui jika sabu tersebut berasal dari mertuanya, yakni tersangka Erni Kusrini. Dari itulah polisi melakukan pengembangan hingga di loksi berbeda, yaitu di Jalan Anggerek Talang Petai Prabumulih ditangkap tersangka Erni Kusrini dan Edi Bambang Kurniawan. Usai ditangkap, tersangka Erni ini mengaku jika di rumahnya di Muara Enim masih ada narkoba. Hingga anggotapun membawa tersangka ke lokasi, hasilnya anggota mengamankan 5,6 Kg sabu di kediaman tersangka Erni,” ungkapnya.

Baca Juga :   Tarian Papua Warnai Fun Bike Polresta Palembang

Masih dikatakan Kapolda, dari keempat tersangka memang melibatkan sindikat satu keluarga. Sebab tersangka Firmansyah merupakan menantu dari tersangka Erni Kusrini.

“Sementara untuk suami dari tersangka Erni Kusrini yakni bernama Aji, saat ini menjadi narapidana kasus narkoba di Lapas Serong. Berdasarkan penyelidikan dan pemeriksaan yang kami lakukan, diketahui jika Erni memesan semua sabu tersebut dari seorang Napi di Pekan Baru Riau. Dimana pemesanan dilakukan Erni, setelah suaminya Aji memberikan nomor handpnone Napi di Riau tersebut,” ujarnya.

Masih dikatakan Kapolda, setelah para tersangka ditangkap juga diketahui jika tersangka Firmansyah merupakan mantan anggota kepolisian yang dua tahun lalu diberhentikan dari Polri lantaran terlibat kasus narkoba.

“Saat dipecat Firmansyah ini berbangkat Briptu. Bahkan dia dulu bertugas di Polda Sumsel,” katanya.
Lanjut Kapolda, sedangkan untuk barang bukti nakorba yang diamankan dari para tersangka berasal dari Myanmar yang diselundupkan ke Aceh, Medan lalu ke Sumsel.

Baca Juga :   Serikat Pekerja Pertamina RU III–FSPPB Tolak Sistem Joint Venture Oleh Pihak Asing

“Jadi para tersangka ini merupakan jaringan pengedar narkoba asal Myanmar. Kini tersangka telah diamankan di Polda Sumsel, dan dalam kasus ini para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (2) UU RI No,35 tahun 2009 tentang Nakortika dengan ancaman paling singkat 6 tahun hingga 20 tahun penjara atau paling lama penjara seumur hidup atau pidana mati. Bukan hanya itu, saat ini kami juga akan melakukan penyelidikan untuk penerapan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” tegas Kapolda.

Sementara tersangka Erni Kusrini mengatakan, barang bukti narkoba tersebut diperolehnya setelah dirinya memesan melalui telpon kepada Napi di Lapas yang berada di Pekan baru Riau.

“Saya mendapatkan nomor handphone tersebut dari suami saya Aji yang saat ini ditahan di Lapas Serong. Nomor handphone itu diberikan suami saya ketika saya membesukanya. Setelah dipesan lalu narkoba tersebut dikirimkan kepada saya. Dalam memasarkan nakorba ini, saya dibantu oleh menantu saya Firmansyah,” tutupnya, (ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Pembunuh Driver Taksi Online Divonis 10 Tahun, Keluarga Sofyan Terima dengan Hati Sedih

Palembang, KoranSN Pihak keluarga dari driver taksi online Sofyan yang dirampok dan dibunuh dengan terpaksa ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!