Mendes PDTT Minta Kepala Daerah Percepat Penyaluran BLT Dana Desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memberikan paparan dalam konferensi pers di Kemendes PDTT, Jakarta, Jumat (22/5/2020). (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meminta sejumlah kepala daerah untuk mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada penerima yang berhak guna meringankan dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19.

“Saya tetap berharap kepada bupati, wali kota untuk melepas sepenuhnya (BLT Dana Desa) kepada desa agar desa melakukan percepatan penyaluran,” kata Mendes dalam sebuah konferensi pers di Kemendes PDTT di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Ia meminta, para kepala daerah untuk tidak menghambat dan membuat banyak aturan sehingga mempersulit pencairan Dana Desa.

Baca Juga :   KKP: Desa Wisata Bahari Dengan Hiu Paus Dapat Tingkatkan Ekonomi Warga

“Misalnya ada desa-desa di satu daerah saya dengar sudah mau cair semua (BLT Dana Desanya), mau salur semua, tetapi kepala daerahnya menghentikan dengan berbagai alasan,” katanya.

Ia berharap, kejadian semacam itu tidak terjadi lagi di masa depan sehingga masyarakat dapat segera terbantu dan dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka di tengah pandemi COVID-19.

“Kasihan itu. Toh mereka juga rakyat bapak ibu bupati/wali kota yang mau menerima BLT. Apalagi besok lusa atau besok sudah mau Lebaran,” kata dia.

Ia mengaku dalam penyaluran bantuan tersebut, masih ada beberapa kepala daerah yang menginginkan agar pencairan dilakukan secara serentak.

Baca Juga :   Kapal Ramadhan ACT Sumsel Sambangi Pulau Salah Nama

“Ada juga yang ingin seluruh urusan Bansos ataupun Bansos tunai dulu (disalurkan) sehingga (BLT) Dana Desanya ditahan. Tidak boleh dikeluarkan dulu untuk BLT Dana Desa. Ada yang begitu,” kata Mendes.

Untuk itu, Mendes menegaskan bahwa pencairan tidak harus dilakukan secara bersamaan dan mendahulukan desa yang telah siap mencairkan bantuan tersebut.

“Enggak usah begitu. Kalau desa sudah siap, biarkan desa menyalurkan BLT Dana Desanya. Nah, yang belum itu yang menyesuaikan,” kata Mendes. (Antara/ded)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pandemi, Petani Harus Terus Diberikan Semangat Produksi Pangan

Jakarta, KoranSN Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron menginginkan petani di berbagai daerah dapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.