Meski Berangkatkan Calon Jamaah, Penyelidikan Dugaan Kasus Abu Tours Terus Lanjut

Tampak Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang. (foto-dok/dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 175 calon jamaah umroh yang mengikuti Maklumat Abu Tours, Senin pagi (26/3/2018) diberangkatkan umroh oleh pihak Kantor Abu Tours Cabang Palembang dari Bandara SMB II Palembang menuju Madinah. Meskipun demikian, penyelidikan dugaan kasus Abu Tours yang dilakukan penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel masih terus berlanjut.

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro mengatakan, penyelidikan dugaan kasus Abu Tours yang telah dilaporkan para calon jamaah ke Polda Sumsel hingga kini masih terus berlanjut dan diusut oleh penyidik.

“Bahkan dalam waktu dekat kami akan ke Makassar untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari pihak Abu Tours, termasuk memeriksa Pimpinan Abu Tours pusat yang kini sudah dijadikan tersangka oleh Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Jadi dugaan kasus yang kami tangani ini masih terus kami selidiki, walaupun Abu Tours memberangkatkan para calon jamaah,” katanya.

Masih dikatakan Suwandi, dalam dugaan kasus ini penyidik Polda Sumsel belum menetapkan tersangka. Sebab perkara ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Jadi untuk dugaan kasus Abu Tours yang kami (Polda Sumsel) selidiki belum ada tersangkanya, dan kami baru akan berangkat ke Makassar dulu untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi di sana,” ungkapnya.

Baca Juga :   Diduga Persaingan Bisnis, Bengkel Dibobol

Diberitakan sebelumnya, Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro menegaskan, jika pihaknya akan segera ke Makassar untuk memeriksa pejabat Abu Tours dan pimpinan Abu Tours pusat, H Muhammad Hamzah Mamba yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulsel.

“Segera kami akan berangkat ke Polda Sulsel di Makassar untuk memeriksa dan melakukan BAP kepada seluruh pejabat Abu Tours serta memeriksa pimpinan Abu Tours pusat, H Muhammad Hamzah Mamba yang telah ditetapkan tersangka oleh Polda Sulsel,” tegasnya.

Masih dikatakannya, selain melakukan pemeriksaan saksi dan tersangka yang tujuannya untuk melengkapi berkas perkara dalam dugaan kasus tersebut. Di Polda Sulsel nantinya pihaknya juga akan berkoordinasi
terkait aliran uang calon jamaah yang telah diserahkan oleh PPATK kepada Polda Sulsel.

“Kita juga akan berkoordinasi tentang aliran dana Abu Tours guna kepentingan penyelidikan dalam dugaan kasus penipuan calon jamaah umroh yang belum diberangkatkan oleh Kantor Abu Tour Cabang Palembang,” jelasnya.

Baca Juga :   KPK Konfirmasi Dua Saksi Aliran Uang Dalam Kasus Suap Edhy Prabowo

Selan itu, lanjut Suwandi, saat pihaknya berada di Makassar nanti dirinya juga akan berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk memanggil dan memeriksa Kepala Cabang Abu Tours Palembang yang sudah dua kali tidak hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Sumsel.

“Kepala Cabang Abu Tours Palembang juga akan kami agendakan pemeriksaannya di Polda Sulsel. Sebab, informasi yang kami peroleh yang bersangkutan saat ini berada di Makassar lantaran domisilinya berada di sana (Makassar),” ungkapnya.

Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, sebelumnya mengatakan, dalam mengungkap dugaan kasus ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan di Makasar untuk menelusuri keberadaan uang calon jamaah umroh yang telah disetrokan para korban ke Kantor Abu Tours Cabang Palembang.

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Komut PT AIP Tersangka Korupsi Pengadaan CSRT

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara penetapan Komisaris Utama PT Ametis Indogeo …