Sabtu , November 17 2018
Home / Advetorial / Mewujudkan Lubuklinggau Sebagai Kota Metropolis Madani

Mewujudkan Lubuklinggau Sebagai Kota Metropolis Madani

Walikota Lubuklinggau, H.SN Prana Putra Sohe saat meninjau lokasi rencana pembangunan Fasum Taman Olahraga di Kelurahan Cereme Taba. (foto-ist)

Lubuklinggau, KoranSN

Kendati dengan keterbatasan anggaran, namun geliat pembangunan di Kota Lubuklinggau semakin menunjukan kemajuan bahkan boleh dikatakan semakin ekstra pesat.

Kota Lubuklinggau juga disebut Kota Sebiduk Semare ini tidak mempunya sumber daya alam (SDA) seperti daerah tetangga melainkan paling-paling mengandalkan adanya pabrik tahu, kerupuk jangek dan pabrik kecap.

“Kita tidak memiliki SDA seperti pertambangan, perkebunan seperti daerah lain. Kita paling memiliki pabrik tahu, kerupuk jangek dan kecab,” ungkap Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe di setiap kesempatan seakan memberikan pengertian kepada masyarakat.

Akan tetapi Nanan, sapaan akrab H.SN Prana Putra Sohe ini, tetap optimis dengan jorgan “Kita Bisa Bersama- Bersama Kita Bisa“, rencana besar menjadikan Lubuklinggau sebagai Kota Metropolis Madani akan terwujud. Pada kepemimpinan priode pertama kekompakan pasangan serasi H SN Prana Putra Sohe- H.Sulaiman Kohar ( Nansuko ) ini, telah menunjukan geliat pembangunan Kota Lubuklinggau yang membawahi delapan kecamatan, 72 kelurahan dan 527 rukun tetangga (RT) ini, semakin hari semakin maju dan berkembang.

Kini pasangan Nansuko ini, kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin dan melanjutkan berbagai program pembangunan lima tahun kedepan.

Lubuklinggau semula dikatakan sebagai Kota Jasa, perdagangan yang unggul, kini 12 program prioritas dan tiga program unggulan untuk mewujudkan Lubuklinggau Kota Metropolis yang Madani sudah disiapkan.

“Lubuklinggau merupakan kota perdagangan dan jasa, maka dari itu Pemkot Lubuklinggau harus piawai menyiasati program pembangunan,” ujar Nanan.

Walikota Lubuklinggau, H.SN Prana Putra Sohe dan Wakil Walikota Lubuklinggau, H. Sulaiman Kohar.

Menurutnya, sektor perdagangan dan jasa di Kota Lubuklinggau sudah berjalan cukup maksimal. Ini ditunjukkan dengan roda ekonomi yang berputar terus sejak pagi hari sampai pagi hari selanjutnya.

“Arah pembangunan Kota Lubuklinggau sebagai kota perdagangan dan jasa mulai berjalan, kedepan saya berharap Kota Lubuklinggau bisa menjadi kota metropolis yang madani,” jelasnya.

Metropolis sendiri dijelaskan Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe kota sebagai pusat dari segala kegiatan masyarakat tetapi tetap mengedepankan menjaga kerukunan dan kedamaian umat.

“Tatanan sudah dibuat di periode pertama, tinggal mengkonkritkan saja. Bila seluruh elemen masyarakat bergerak maka segala komponen akan berkembang secara signifikan. Karena pembangunan Lubuklinggau seutuhnya bisa diwujudkan dengan mudah bila masyarakatnya rukun artinya secara garis besar masyarakat merupakan ujung tombak dari segala langkah pembangunan yang akan dijalankan pemimpinya,” jelasnya.

Kemudian 12 program prioritas tersebut meliputi, optimalisasi tempat ibadah sebagai pusat ekonomi dan budaya, optimalisasi kapasitas organisasi kemasyarakatan, pencegahan korupsi dengan berbasis teknologi informasi, tunjangan daerah berbasis kinerja, optimalisasi layanan kesehatan, 100 % pendidikan gratis, beasiswa S1 dan mahasiswa bagi yang berprestasi, peningkatan dasar infrastruktur perkotaan, menciptakan lapangan pekerjaan dengan menyerap tenaga kerja lokal, pembangunan objek wisata baru, optimalisasi kinerja dari Rt, dan taman olahraga.

Sedangkan 3 program unggulan yaitu , membuat lembaga keuangan berbasis di masjid, pengembangan industri hilir dan pengelolahan serta pembangunan danau dan pantai buatan. (adv/rif)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Kapolres Lubuklinggau Bentuk Tim URC

Lubuklinggau, SN Demi menjaga ketertiban dan keamanan Lubuklinggau, Polres Lubuklinggau dalam waktu cepat akan membentuk ...

error: Content is protected !!