Sabtu , Februari 16 2019
Home / Lacak / Mobil Mewah Maut di Soekarno Hatta Milik Warga Muba

Mobil Mewah Maut di Soekarno Hatta Milik Warga Muba

Mobil mewah saat diamankan di Pos Laka Musi II. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Mobil mewah maut yang mengakibatkan pengemudi sepeda motor yakni Rama Bahari (20), warga Jalan Letjen Harun Sohar Kecamatan Sukarami Palembang tewas usai ditabrak mobil tersebut, Minggu kemarin (10/2/2019) pukul 23.00 WIB di Jalan Soekarno Hatta Palembang merupakan milik warga Musi Banyuasin (Muba).

Kanit Lakalantas Polresta Palembang, Iptu Bambang, Rabu (13/2/2019) mengatakan, diketahuinya identitas pemilik mobil tersebut setelah pihaknya berkoordinasi dengan Samsat.

“Adapun pemilik mobil yang ditinggalkan pengemudinya usai kecelakaan terjadi yakni berinisial ‘AN’, warga Jalan Provinsi Sekayu Lubuklinggau Kabupaten Musi Banyuasin,” katanya.

Masih dikatakannya, sedangkan terkait apakah pemilik mobil tersebut merupakan pengemudi mobil saat kecelakaan tersebut terjadi, sejauh ini pihaknya belum mengetahuinya.

“Kita belum tahu siapa sopir yang mengemudikan mobil tersebut saat mobil itu melawan arus lalu menabrak sepeda motor yang dikendarai korban. Hal ini dikarenakan, kami belum bertemu dengan pemilik mobilnya, sebab saat ini petugas masih mencari alamat rumahnya,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Kanit, dalam mencari alamat pemilik mobil mewah tersebut, pihaknya melakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Muba.

Baca Juga :   Jadi Saksi Bupati Banyuasin, Dua Direktur Perusahaan Diperiksa KPK

“Sejauh ini kita belum ke lokasi, hanya petugas dari Polres Muba yang mencari alamat mobil itu di Muba. Jadi, kita masih menunggu informsi lebih lanjut dari sana (Muba),” ungkapnya.

Lanjutnya, sedangkan untuk mobil mewah yang menabrak sepeda motor korban telah diamankan pihaknya di Pos Laka Musi II Palembang.

“Dalam kasus kecelakaan ini, awalnya kami mencari pemilik mobil tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengetahui siapa sebenarnya sopir yang membawa mobil tersebut, apabila sopirnya telah diketahui dan diamankan tentunya sopir tersebut kami proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tandas Kanit.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut antara mobil mewah jenis sport dengan pengendara sepeda motor, Minggu malam (10/2/2019) sekitar pukul 23.00 WIB terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Palembang. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor tewas sementara dua penumpang yang dibonceng kritis.

Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif Hartono melalui Kasubnit Lakalantas Ipda Sucipto, Senin (11/2/2019) mengatakan, adapun pengemudi sepeda motor yang tewas usai kecelakaan terjadi yakni, Rama Bahari (20), warga Jalan Letjen Harun Sohar Lorong Santoso Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami Palembang. Sementara untuk dua penumpang sepeda motor yang dibonceng, yakni Heri (33) dan Hairul (23) yang keduanya warga Pologadung Sukarami, kini keduanya masih dirawat di IGD RSMH Palembang lantaran kritis.

Baca Juga :   Dua Sepeda Motor Saling Hantam di Merapi Timur

“Jadi saat kejadian korban Rama Bahari ini mengendarai motor membonceng Heri dan Hairul. Saat melintasi TKP, tiba-tiba datang mobil yang menabrak korban dari jalan melawan arus, lalu mobil tersebut menghantam sepeda motor korban hingga membuat korban Rama Bahri tewas saat dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya.

Dijelaskan Sucipto, dari hasil olah TKP yang dilakukan untuk dugaan kelalaian terletak pada pengendara mobil mewah, karena sopirnya melawan arus kemudian tidak memperhatikan halangan di depannya serta tidak menguasai rem hingga mobil tersebut menabrak sepeda motor korban.

“Untuk pengemudi mobil yang menabrak melarikan diri dengan berjalan kaki, sebab usai kecelakaan sopir tersebut meninggalkan mobilnya di TKP,” ungkapnya. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tak Dikasih Uang, Suami di Muratara Cekik dan Ancam Istri Pakai Kapak

Musirawas, KoranSN Kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi dalam wilayah hukum ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.