Modus Jual Kucing Anggora, Okum Pelajar Gasak Uang Rp 10 Juta

Kapolsek Sukarami Kompol Achmad Akbar didampingi Kanit Reskrim Ipda Marwan saat menujukan barang bukti yang dibeli tersangka dari uang hasil curian. (foto-dedy/koransn.com)
BARANG BUKTI – Kapolsek Sukarami Kompol Achmad Akbar didampingi Kanit Reskrim Ipda Marwan saat menujukan barang bukti yang dibeli tersangka dari uang hasil curian. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Berpura-pura hendak menjual satu ekor Kucing Anggora, dua oknum pelajar SMA Negeri di Palembang berinisial ‘RD’ (17) dan ‘MA’ (16) nekat menggasak uang Rp 10 juta di rumah korbannya di Jalan Gotong Rotong Kelurahan Srijaya Kecamatan Sukarami Palembang.

Akibatnya, kedua tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Kasnariansyah Palembang ini diringkus aparat kepolisian Sat Reskrim Polsek Sukarami.

Kapolsek Sukarami Kompol Achmad Akbar didampingi Kanit Reskrim Ipda Marwan, Senin (10/10) mengatakan, kedua tersangka ditangkap setelah korbannya Cik Nanu melapor ke Polsek Sukarami yang kemudian, ditindaklanjuti anggota kepolisian dengan melakukan penyelidikan hingga akhirnya kedua tersangka berhasil diringkus.

“Kedua tersangka ini merupakan oknum pelajar SMA Negeri yang ada di Palembang. Dalam aksinya keduanya berpura-pura menawarkan Kucing Anggora kepada korban. Disaat korban lengah, salahsatu tersangka masuk ke kamar korban lalu mengambil uang Rp 10 juta milik korban,” kata Kapolsek.

Baca Juga :   KPK Ingatkan Tiga Mantan Anggota DPRD Sumut Untuk Penuhi Panggilan

Dilanjutkannya, usai melakukan aksinya kedua tersangka langsung kabur meninggalkan lokasi. Kemudian uang dari hasil pencurian tersebut, dibagi dua oleh kedua tersangka.

“Saat kita tangkap, kedua tersangka mengaku jika uang korban yang mereka curi telah habis. Dari tangan keduanya kita megamankan barang bukti tas, dompet, HP yang dibeli tersangka dari uang milik korban. Namun kita tidak percaya begitu saja, kini kita masih menyusuri kemana saja uang korban yang telah mereka curi. Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, maka kedua tersangka kita jerat dengan Pasal 363 KUHP,” tegas kapolsek.

Sementara tersangka ‘RD’ mengukapkan, saat beraksi ia dan rekannya ‘MA’ datang ke rumah korban menawarkan Kucing Anggora. Setiba di rumah korban, dirinya yang menemui korban sementara ‘MA’ menunggu di luar.

Baca Juga :   Dipenjara, Pencuri Sarang Walet Tak Bisa Rayakan Malam Tahun Baru

“Disaat korban lengah, ‘MA’ masuk ke kamar korban mengambil uang tersebut. Lalu kami kabur dan uang Rp 10 juta milik korban kami bagi dua masing-masing Rp 5 juta. Sekarang uangnya sudah habis, kami gunakan untuk belanja keperluan, modifikasi sepeda motor, makan-makan, dan foya-foya,” tutupnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Pengelola Saham Jiwasraya Heru Hidayat Divonis Penjara Seumur Hidup

Jakarta, KoranSN Pemilik Maxima Grup, Heru Hidayat divonis penjara seumur hidup karena terbukti melakukan korupsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.