Mr X di OKUT Dimutilasi Saat Masih Hidup

ilustrasi-tewas
ilustrasi.foto/net

Palembang, KoranSN

Dokter Forensik Rumah Sakit Bayangkara Palembang Kompol Dr Mansuri, Minggu (24/4/2016) mengungkapkan, hasil otopsi dari potongan tubuh MR X, korban mutilasi yang telah diserahkan Polres OKU Timur (OKUT), diduga tubuh korban dipotong-potong pelaku saat korban masih dalam keadaan hidup.

Menurut Mansuri, ada tiga bagian tubuh korban yang telah ditemukan aparat kepolisian Polres OKUT di kawasan Desa Tanjung Kemala Kecamatan Martapura, Selasa lalu (19/4/2016).

Usai ditemukan, Sabtu malam (23/4/2016) potongan tubuh MR X tersebut diserahkan ke Rumah Sakit Bayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi serta identifikasi.

“Adapun tiga potongan tubuh korban tersebut yakni; kepala hingga leher korban, serta dua bagian kaki korban terdiri dari kaki bawah hingga paha. Setelah kita lakukan otopsi, diketahui jika pelaku diduga memotong-motong tubuh korban saat korban masih hidup. Hal itu terlihat, dari sel darah di ujung potongan tubuh korban tampak sel darah yang timbul keluar. Sebab, kalau korban dimutilasi dalam keadaan tak bernyawa pastinya sel darahnya tidak akan timbul keluar seperti itu,” terangnya saat dihubungi Suara Nusantara.

Baca Juga :   Jambret di Kambang Iwak Jadi Amukan Warga

Masih dikatakan Mansuri, diduga sebelum dimutilasi korban sempat dianiaya lebih dulu. Setelah korban pingsan, barulah pelaku memotong-motong jasad korban, yang tujuannya untuk menghilangkan jejak.

“Korban diduga sempat dianiaya, itu dikarenakan di kaki kanan korban kami menemukan bekas luka bakar yang diduga akibat terkena air panas,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Mansuri, dari hasil otopsi diduga pelaku memotong-motong tubuh korban menggunakan senjata tajam (sajam) yang berukuran lebar, yakni sajam jenis parang.

“Sebab, potong tulang dan daging di tubuh korban itu terlihat tidak ada goresan. Kalau pake geraji pasti terlihat ada goresan. Dari itulah, kami menduga korban dimutilasi menggunakan parang yang jenis ukurannya lebar,” ujarnya.

Diungkapkannya, hingga kini identitas korban belum diketahui alias MR X. Dari itu jika ada warga yang kehilangan keluarganya dapat mengecek langsung ke Rumah Sakit Bayangkara Palembang.

“Adapun ciri-ciri korban yakni; umur sekitar 45 tahun hingga 50 tahun. Tinggi badan sekitar 165 Cm, rabut hitam lurus, hidung sedikit manjung, dan berkumis tipis. Kalau untuk ciri-ciri khas, kita belum dapatkan karena hingga kini aparat kepolisian masih mencari potongan tubuh korban lainnya,” tandasnya.

Baca Juga :   Anak Jalanan Tergeletak dengan Mulut Mengeluarkan Busa

Terpisah, Kasubdit III Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Kristovo Arianto mengungkapkan, pihaknya telah menurunkan tim dari Polda Sumsel untuk membeck-up Polres OKU Timur guna mengungkap kasus mutilasi tersebut.

“Saat ini masih penyelidikan, polisi juga masih mencari potongan tubuh korban yang belum ditemukan. Kita (Polda Sumsel) juga menurunkan tim untuk membantu Polres OKU Timur melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motifnya,” tutup Kristovo. (ded)

Publisher : Fitriyanti

Avatar

Lihat Juga

Polisi Pindahkan Tersangka Pembakar Mobil Via Vallen

Sidoarjo, KoranSN Petugas Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Jawa Timur, memindahkan tersangka pembakaran mobil penyanyi Maulidyah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.